Pemanfaatan Rainwater Harvesting sebagai Alternatif Sumber Air Bersih (Studi Kasus: Graha Rektorat Universitas Negeri Malang) / Evy Dwi Fahmi

Fahmi, Evy Dwi (2018) Pemanfaatan Rainwater Harvesting sebagai Alternatif Sumber Air Bersih (Studi Kasus: Graha Rektorat Universitas Negeri Malang) / Evy Dwi Fahmi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Fahmi, Evy Dwi. 2018. Pemanfaatan Rainwater Harvesting sebagai Alternatif Sumber Air Bersih (Studi Kasus: Graha Rektorat Universitas Negeri Malang). Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Anie Yulistyorini, M.Sc.,Ph.D. (II) Gilang Idfi, S.T., M.T. Kata kunci: kapasitas tangki, kualitas air hujan, rainwater harvesting. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, permintaan air bersih akan terus bertambah. Sejauh ini sumber air bersih berasal dari air tanah dan suplai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Rainwater Harvesting (RWH) menjadi salah satu alternatif untuk permasalahan kelangkaan air tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui curah hujan andalan, kebutuhan air bersih, kapasitas tangki RWH, pengaruh penggunaan RWH, kualitas air hujan, serta pengolahan air hujan yang efektif untuk memperbaiki kualitas air hujan yang belum memenuhi standar air bersih dengan menggunakan media filter modifikasi zeolit dan karbon aktif. Penelitian ini dilakukan dengan metode Deskriptif Kuantitatif, dengan mengumpulkan data kemudian menganalisis dan menyimpulkan hasil penelitian. Objek penelitian adalah Graha Rektorat Univesitas Negeri Malang. Pengujian Kualitas air hujan berdasarkan parameter TDS, KMnO4, Coliform, pH dan Suhu. Modifikasi media filter direncanakan terdiri dari campuran volume zeolit dan karbon aktif dengan 100% karbon aktif, 75% karbon aktif 25% zeolit, 50% karbon aktif 50% zeolit, 25% karbon aktif 75% zeolit dan 100% zeolit. Hasil penelitian ini didapatkan curah hujan andalan adalah curah hujan pada tahun 2013, kebutuhan air bersih sebesar 3,50 m3/hari untuk kebutuhan air pegawai, kapasitas tangki RWH berdasarkan kondisi eksisting adalah 80 m3. Penggunaan RWH dapat mereduksi penggunaan air PDAM sebesar 78 %, sedangkan penggunaan maksimum mampu memenuhi 100% kebutuhan air pada bulan Juni. Kualitas air hujan pada Graha Rektorat Universitas Negeri Malang setelah mengalami pengolahan sudah memenuhi standar baku mutu air bersih Permenkes RI No.416/MENKES/PER/IX tahun 1990. Media filter yang efektif sebagai saringan air hujan adalah media filter dengan 75% zeolit 25% karbon aktif. Kualitas air hujan setelah pengolahan adalah pH (7,61), TDS (168 mg/L), KMnO4 (5,2 mg/L), Coliform (4,5 MPN/100 ml) dan suhu (26 ˚C). Sistem RWH terdiri dari daerah tangkapan air hujan (atap), pipa distribusi berdiameter 8ÔÇØ/216 mm, sistem pengalih pertama, bak filtrasi berukuran panjang 2 m, lebar 1,6 m dan tinggi 0,8 m, dan bak RWH direncanakan dengan kapasitas 80 m3. Peletakan RWH pada 2 lokasi yaitu pada bagian depan Graha Rektorat sisi kanan dan kiri dimana masing ÔÇô masing RWH memiliki kapasitas 40 m3. Ukuran RWH adalah panjang 5 m, lebar 4 m dan tinggi 2 m. Bak filtrasi dan RWH direncanakan terbuat dari beton.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 30 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45426

Actions (login required)

View Item View Item