Pengaruh pola pemadatan pada campuran HRS-WC (Hot Rolled Sheet-Wearing Course) terhadap parameter Marshall / Putri Ayu Arifah

Arifah, Putri Ayu (2017) Pengaruh pola pemadatan pada campuran HRS-WC (Hot Rolled Sheet-Wearing Course) terhadap parameter Marshall / Putri Ayu Arifah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Arifah, P.A. 2017. Pengaruh Pola Pemadatan pada Campuran HRS-WC (Hot Roller Sheet-Wearing Course) terhadap Parameter Marshall. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Pranoto, S.T., M.T. (II) Ir. Henri Siswanto, M.T. Kata kunci: pola pemadatan, HRS-WC, karakteristik Marshall. Proses pemadatan sangatlah berpengaruh terhadap kinerja dari campuran aspal. Sehingga pemadatan sangat erat kaitannya dengan jumlah tumbukan dan pola pemadatan yang diberikan pada campuran aspal. Ada perbedaan pola pemadatan yang terjadi pada lapangan dan laboratorium yaitu pemadatan satu sisi pada lapangan dan dua sisi pada laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh pola pemadatan pada campuran HRS-WC terhadap parameter Marshall, 2) Mengetahui jumlah tumbukan optimum untuk tumbukan satu sisi 3) Mengetahui pengaruh pola tumbukan pemadatan pada campuran HRS-WC terhadap Indeks Kekuatan Sisa (IKS). Metode penelitian dimulai dengan melakukan pengujian bahan campuran meliputi pengujian aspal serta agregat. Setelah itu dilakukan pengujian untuk mengetahui nilai KAO dengan menggunakan alat Marshall untuk mengetahui stabilitas, flow, MQ, VIM, VMA, dan VFA. Pengujian pada penelitian ini mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2010. Penelitian dilanjutkan untuk mengetahui pengaruh pola pemadatan dua sisi (2x50) dan satu sisi (1x75, 1x100, 1x125, 1x150, 1x175, 1x200) dengan nilai KAO. Penelitian dilanjutkan dengan mencari nilai IKS untuk pola pemadatan. Hasil penelitian ini menunjukkan; 1) jumlah tumbukan pemadatan berpengaruh terhadap karakteristik Marshall pada campuran. Pada pemadatan satu sisi nilai stabilitas dan MQ mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah tumbukan, sementara nilai flow, VIM dan VMA mengalami penurunan. Nilai stabilitas lebih rendah pada tumbukan 1x75 dan 1x100 dibandingkan dengan jumlah tumbukan standar (2x50); 2) jumlah tumbukan optimum dari penelitian didapatkan nilai 1x138 tumbukan; 3) nilai IKS pada pola pemadatan satu sisi lebih rendah dibandingkan pola pemadatan dua sisi. Sementara bertambahnya jumlah tumbukan pada pola pemadatan satu sisi akan cenderung menurunkan nilai IKS.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Dec 2017 04:29
Last Modified: 09 Sep 2017 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45380

Actions (login required)

View Item View Item