Analisis pengaruh haunch terhadap kekakuan struktur balok beton bertulang / Risfanda Ardiansyah

Ardiansyah, Risfanda (2016) Analisis pengaruh haunch terhadap kekakuan struktur balok beton bertulang / Risfanda Ardiansyah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Ardiansyah, Risfanda. 2016. Analisis Pengaruh Haunch terhadap Kekakuan Struktur Balok Beton Bertulang. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ir. Edi Santoso, M.T., (II) Apif M. Hajji, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D. KataKunci: kekakuan,lentur, balokhaunchbeton bertulang, metode elemen hingga Balok merupakan elemen struktur yang didesain untuk memikul lentur dan geser karena balok cenderung mengalami runtuh akibat lentur dan geser. Untuk meningkatkan kekuatan struktur, balok didesain dengan haunchdimana haunch merupakan penebalan dimensi pada segmen tumpuan balok. Dengan didesainnya haunch, balok akan mengalami peningkatan kekakuan terhadap lentur berhubung dengan semakin bertambahnya momen inersia (I). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kinerja struktur balok haunchyang dikomparasikan dengan balok prismatis. Hal ini ditinjau darilendutan, kekakuan, daktilitas, keruntuhan, pola retak, regangan dan tegangan. Dalam penelitian melakukan analisis MEH dan eksperimen, kemudian dilakukan verifikasi hasil selisih perbandingan dari kedua model penelitian. Rancangan dalam penelitian ini diawali tahap analisis MEH kemudian dilanjutkan dengan eksperimen. Pada analisis MEH dilakukan analisis balok prismatis dan balok haunchdengan 4 variasi dimensi sudut kemiringan (α = 3,07o,6,12o,9,13o dan 12,10o). Dari hasil analisis MEH ditentukansalah satu balok haunchberdimensi optimum terhadap kinerja struktur untuk dilakukan pengujian kuat lentur pada tahap eksperimen dengan pembandingnya balok prismatis. Hasil penelitianmenunjukkan balok Haunch-04(α = 12,10o) mampu mengoptimalkan kinerja struktur dibandingkan balok prismatis meliputi lendutan, kekakuan, daktilitas, regangan dan tegangan. Dari hasil analisis MEHpada balok Haunch-04 terjadi penurunan lendutan sebesar 52,54%, peningkatan kekakuan sebesar 33,60%, peningkatan faktor daktilitas sebesar 15,01% dan peningkatan tegangan terutama pada tengah bentang yaitu sebesar 12,59% (beton) dan 15,29% (baja tulangan). Hasil eksperimen terjadi penurunan lendutan sebesar 56,74%, peningkatan kekakuan sebesar 65,64%, peningkatan faktor daktilitas sebesar 18,18% dan penurunan regangan sebesar 63,21% (beton) dan 65,22% (baja tulangan). Balok Haunch-04 mengalami kombinasi retak, yaitu retak vertikal (akibat lentur) dengan retak diagonal (akibat geser). Verifikasi hasil eksperimen dikomparasikan terhadap hasil MEH mengalami penurunan hingga mencapai sebesar 34,31%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Aug 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/45262

Actions (login required)

View Item View Item