Model pemilihan moda angkutan pribadi dan umum di kota Malang (Studi kasus siswa SMA di Malang) / Donny Prasetyo Wahyudi

Donny Prasetyo (2011) Model pemilihan moda angkutan pribadi dan umum di kota Malang (Studi kasus siswa SMA di Malang) / Donny Prasetyo Wahyudi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci: pemilihan moda, angkutan, siswa SMA. Pemilihan moda sangat penting dalam kehidupan kita. Moda transportasi yang digunakan bermacam-macam seperti kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Pelajar memiliki peranan terhadap kapasitas jalan yang digunakan, khususnya di Kota Malang. Pemilihan kendaraan yang digunakan tergantung dari pergerakan yang dilakukan oleh siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasikan karakteristik pemilihan moda siswa SMA di kota Malang, (2) Mendapatkan model pemilihan moda angkutan umum dan pribadi siswa SMA di kota Malang. Pengumpulan data menggunakan angket dengan metode sampling yaitu dengan membagikan angket kesiswa dengan pengambilan per sekolah sejumlah 50 siswa sebanyak 10 sekolah. Sehingga jumlah sampel keseluruhan berjumlah 500 responden. Sedangkan analisisnya menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat siswa yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 54,2% dengan umur 17 tahun sebanyak 33,4%. Berdasarkan pekerjaan orang tua siswa, terdapat 31% bekerja sebagai pegawai swasta untuk pekerjaan ayah dan 44,8% pekerjaan ibu sebagai ibu rumah tangga dengan penghasilan orang tua sebesar Rp 1.000.000 sampai dengan Rp 2.500.000 sebanyak 37,2%. Siswa yang memiliki saudara 2 atau 3 bersaudara sebanyak 27,4% dengan kepemilikan kendaraan roda 2 milik pribadi sebanyak 36,8% dan tidak memiliki kendaraan lain sebanyak 70,8%. Berdasarkan data perjalanan, siswa yang berangkat dari rumah sebanyak 92,6%. Siswa melakukan perjalanan bertujuan ke sekolah sebanyak 99,8% dengan maksud untuk belajar sebanyak 89,8%. Dalam sehari siswa melakukan perjalanan sebanyak 2 kali 51,2% dengan lama perjalanan 15 sampai 30 menit sebanyak 48,6%. Jarak rumah ke sekolah sejauh lebih dari 5 km sebanyak 31,8 % dan 81,8% siswa belum memiliki SIM serta biaya perjalanan dalam satu hari kurang dari Rp. 15.000 sebanyak 88,2%. Berdasarkan penggunaan moda sebanyak 47,8% siswa memilih menggunakan angkutan pribadi sedangkan sisanya sebesar 52,2% memilih menggunakan angkutan umum. Penggunaan angkutan pribadi berupa kendaraan roda 2 sebanyak 44,6% dan penggunaan angkutan umum berupa angkot atau mikrolet sebanyak 48,2%. Alasan pemilihan moda yang dipilih oleh siswa adalah waktu perjalanan singkat untuk penggunaan kendaraan pribadi sebanyak 38,4%. Serta alasan ongkos biaya lebih murah untuk pengguna kendaraan umum sebanyak 33,4% Didapat dua model persamaan yaitu: (1) Upr = 0,092 + 0,054x1 + 0,047x2 + 0,054x3 + 0,028x4 ÔÇô 0.083x5 ÔÇô 0,004x6 + 0,043x7 + 0,301x8 + 0,054x9. (2) Uum = 0,908 - 0,054x1 - 0,047x2 - 0,054x3 - 0,028x4 + 0.083x5 + 0,004x6 - 0,043x7 - 0,301x8ÔÇô 0,054x9, dengan nilai adj R Square sebesar 83,3%

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jan 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44689

Actions (login required)

View Item View Item