Strategi Pengembangan Logika Dan Spasial (SPLaS) Untuk Membangun Konsep Kimia Organik - Repositori Universitas Negeri Malang

Strategi Pengembangan Logika Dan Spasial (SPLaS) Untuk Membangun Konsep Kimia Organik

Syahrial, Syahrial (2019) Strategi Pengembangan Logika Dan Spasial (SPLaS) Untuk Membangun Konsep Kimia Organik. Doctoral thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Membangun konsep kimia organik umumnya secara deskriptif sehingga tidak efektif karena dilakukan secara hafalan (rote learning). Strategi demikian merupakan tingkatan terendah dari pembelajaran bermakna. Salah satu topik kimia organik yang berpotensi diajarkan secara deskriptif adalah hidrokarbon. Konsep-konsep pada materi hidrokarbon dipandang sebagai pengetahuan deklaratif dan tidak membutuhkan kemampuan matematika. Padahal banyak penelitian membuktikan bahwa konsep-konsep kimia organik bersifat abstrak yang membutuhkan kemampuan berpikir logika dan spasial untuk memahaminya. Pembelajaran yang diduga dapat membangun pemahaman kimia organik dalam kognisi anak secara tepat adalah pembelajaran yang meningkatkan kemampuan berpikir formal (KBF) dan spasial. Sampai saat ini, pembelajaran yang demikian tersebut belum pernah dilaporkan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan strategi pembelajaran kimia organik yang didasarkan pada logika dan spasial anak. Strategi pembelajaran tersebut adalah Strategi Pengembangan Logika dan Spasial (SPLaS). Strategi pembelajaran ini dikembangkan untuk membangun dan menanamkan konsep kimia organik dalam kognisi anak secara tepat. SPLaS terdiri atas lima tahap yaitu orientasi, eksplorasi, formulasi (kontruksi konsep, aplikasi, eksplanasi), problem solving, dan komunikasi. SPLaS merupakan strategi pembelajaran yang dikembangkan dengan basis inkuiri. Tujuan pengembangan adalah menghasilkan produk strategi pembelajaran tervalidasi, efektif untuk meningkatkan KBF dan kemampuan spasial serta mempermudah pemahaman konsep. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan dengan mengadopsi model ADDIE. Pada tahap awal dilakukan analisa terhadap konsep hiodrokarbon, peserta didik dan pembelajaran yang telah pernah dilakukan sebelumnya. Hasil tahap analisa digunakan untuk merancang strategi pembelajaran yang diinginkan yaitu SPLaS. Tahap selanjutnya berupa pengembangan skenario, buku ajar, assesmen, lembar validasi dan diakhiri dengan uji validasi. Data penelitian berupa skor KBF, skor kemampuan spasial, pemahaman konsep, dan motivasi siswa. Instrumen pengumpul data yang digunakan yaitu terjemahan dalam Bahasa Indonesia test of logical thinking (TOLT), Purdue Spatial Visualization Test-Rotation (PSVT-R) dan Motivated Strategies of Learning Questionnaire (MSLQ). Pemahaman konsep hidrokarbon diukur dengan menggunakan tes pemahaman konsep hidrokarbon (TPKH). Tahap implimentasi melibatkan subjek penelitian sebanyak 80 siswa SMAN 2 Batu kelas XI IPA tahun ajaran 2018/2019. Implimentasi dilakukan selama lima minggu atau setara 225 jam pelajaran. Untuk mengetahui perubahan KBF serta kemampuan spasial siswa maka dilakukan pre tes dan pos tes. Pada minggu ke-6 dilakukan tes kemampuan pemahaman konsep hidrokarbon dan diikuti dengan melakukan survey terhadap respon dan motivasi siswa terhadap penerapan SPLaS. Tahap evaluasi mengkonfirmasi bahwa: (1) model SPLaS tervalidasi untuk pembelajaran hidrokarbon di sekolah; (2) model SPLaS efektif untuk meningkatkan kemampuan logika dan kemampuan spasial; (3) model SPLaS belum mampu mempermudah siswa memahami konsep dalam topik hidrokarbon dan (4) model SPLaS mendapat respon positip untuk membelajarkan konsep hidrokarbon sehingga dapat dilaksanakan untuk pembelajaran hidrokarbon.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Departemen Kimia (KIM) > S3 Pendidikan Kimia
Depositing User: mr mahasiswa UM
Date Deposited: 10 Oct 2023 02:40
Last Modified: 10 Oct 2023 02:40
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/4459

Actions (login required)

View Item View Item