Pengaruh pengekangan (confinement) dengan sengkang minimum terhadap peningkatan kapasitas penampang beton pada kolom pendek <BR>oleh Raden Abdul Gafar Fauzi

Fauzi, Raden Abdul Gafar (2002) Pengaruh pengekangan (confinement) dengan sengkang minimum terhadap peningkatan kapasitas penampang beton pada kolom pendek <BR>oleh Raden Abdul Gafar Fauzi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Baja tulangan pada beton ada dua jenis, yaitu baja tulangan yang berfungsi sebagapi enahant arik atau tulangan pokok, kemudianb aja tulangany ang berfungsi sebagapr enahang esera tau sengkang.S engkangjugam erupakanb agiand ari struktur beton bertulang yang sering kali diabaikan kemampuannya. Kebanyakan orang menganggaps engkangh anya berfungsi sebagaip enahang eser,t etapi pengekangan padab eton juga dapat meningkatkanp erforma dari penarnpang.Teorpi engekangan sebenamyam erupakant eori yang sederhan4 namun banyak praktisi yang kurang tahu dan tidak memahaminya. Pada pelaksanaannya sebenarnya mereka telah memasang pengekangan namun tidak tahu. Dari hasil studi pustaka mengikuti perkembangayna ngp aling akhir,h asil riset danp ercobaanya ngt elahd ilakukano leh para ahli di beberapa negara maju membuktikan bahwa adanya tulangan pengekang akan memberikan dampak positif terhadap sifat karakteristik penampang betonnya. untuk mengetahupi engaruhp engekangan(c onfinement)d engans engkangm inimum terluap peningkatank apasitasp enampangb eton dilakukan denganjalan menghitung kontribusi tulangan sengkang minimum terhadap kapasitas penampang, dan menghitungb esarnya.peningkatkaanp asitasy angt erjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengekangan (confinement) dengan sengkang minimum terhadap peningkatan kapasitas penampangb eton pada kolom pendek dan diharapkand apat memberikani nformasi kepada praktisi atau masyarakat. Bendau ji yang digunakand alamp enelitiani ni yaitu kolom betonb erbentuk bulat berdiameter 175 mm, dengan tinggi 875 mm yang dipasang tulangan sengkang $ 7,25 mm, tulangan longitudinal 6 0 10,?5 mm dan jarak sengkang 172 mm. Kemudian yang digunakan sebagai analisis teoritis yaitu penampang koiom persegi dan penampangk olom bulat. Kolom persegid enganu kuran 175 ; 175 mm, dan kolom bulat berdiameter1 75m m. Dari keduap Ôé¼nampangte rsebutd ipasangs engkang $ 7,25m m dant ulanganlo ngitudinal6 g 10,75m m. Penelitian ini dilakukan di Laboraturium Jurusan Teknik sipil Fakultas Teknik sipil danP erencanaaInT S surabayat,a nggal2 2 November2 001.R ancangan penelitian yang digunakan adalah mambandingkan antara kolom beton yang terkekang dengan kolom yang tak terkekang baik pada kolom persegi ataupun kolom bulat.A nalisish asilp enelitiany angd ipakaia dalahp erbedaapnr osentase. t{asil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila dibandingkan antara hasil analisis teoritis dengan hasil eksperimen terjadi perbedaan beban ultimate yang relativek ecil,y aitu 13,2o /ou ntuk kolom persegit ak terkekangl,A ,9 o/ou ntuk kolom persÔé¼gtte rkekang 1,50 7o untuk kolom bulat tak terkekangd an 0,43 % untuk kolom bulat yang terkekang. Analisis teoritis menggunalian pendekatan kurva hubungan tegangan-rÔé¼gangmane nurutK ent-Park. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka dapat disarankan agar dilakukan penelitianl anjutank hususnyap ada analisap enampangk olom yang menerimab eban lenturd anm enggunakantu langanp engikets engkangs piral. \ / r l

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 May 2002 04:29
Last Modified: 09 Sep 2002 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44497

Actions (login required)

View Item View Item