Optimasi rangka dan panjang jembatan pejalan kaki tipe truss baja canai dingin / Achmad Abdul Aziz

Aziz, Achmad Abdul (2018) Optimasi rangka dan panjang jembatan pejalan kaki tipe truss baja canai dingin / Achmad Abdul Aziz. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i OPTIMASI RANGKA DAN PANJANG JEMBATAN PEJALAN KAKI TIPE TRUSS BAJA CANAI DINGIN Achmad Abdul Aziz1), Edi Santoso 2), Adjib Karjanto 3) 1) Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. 2,3) Dosen Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Email: alfakbik8@gmail.com ABSTRAK Jumlah penduduk Indonesia menurut data dari Badan Pusat Statistik diprediksi pada tahun 2018 sejumlah 270 juta jiwa dan akan terus meningkat setiap tahunnya. Peningkatan jumlah penduduk tersebut tentunya harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas umum. Salah satu fasilitas tersebut adalah jembatan pejalan kaki dengan material canai dingin. Bentanganjembatan pejalan kaki canai dingin menurut penelitian terdahulu dengan panjang 4 m setelah diberi beban statis 400 kg belum menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sehingga perlu diadakan optimasi panjang bentang untuk mendapatkan bentang maksimal untuk jembatan pejalan kaki canai dingin. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Data didapatkan dengan permodelan secara analitis dan pengujian prototipe jembatan. Permodelan secara analitis menggunakan aplikasi SAP2000 v14 untuk menemukan panjang bentang, beban dan lendutan maksimum pada jembatan. Selanjutnya pengujian prototipe dilakukan pembebanan statis pada setengah bentang hingga jembatan menggalami keruntuhan. Hasil grafik dari permodelan secara analitis serta uji prototipe jembatan akan dianalisis serta dibandingkan beban dan lendutannya.Kemudian akan dicari faktor keamanan yang direkomendasikan hasil dari perbandingan lendutan izin dan lendutan maksimum yang terjadi pada uji prototipe jembatan. Selanjutnya dilakukan pengamatan secara visual terhadap pola keruntuhanyang terjadi pada jembatan. Berdasarkan hasil analitis data, didapatkan 4 kesimpulan yaitu: (1) panjang bentang maksimum jembatan pejalan kaki baja canai dingin dengan lebar 0,9 m adalah 6 m; (2) lendutan maksimum di setengah bentang pada pengujian jembatan 6 m hasil dari permodelan secara analitis dan pengujian prototipe jembatan didapatkan sebesar 56 mm dengan beban puncak sebesar 1500 kg; (3) berdasarkan lendutan izin dari jembatan sebesar 75 mm serta mengacu pada lendutan yang terjadi pada pengujian prototipe sebesar 56 mm, maka faktor keamanan yang yang direkomendasikan adalah sebesar 1,3; (4) pola keruntuhan terjadi pada batang tekan di area dekat sambungan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan: (1) perlu dilakukan peningkatan pengawasan mutu pekerjaan pada saat pembuatan model jembatan untuk meminimalisir ketidaksesuaian dengan perencanaan; (2) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai variasi pada sambungan; (3) perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi dimensi lebar serta tinggi jembatan. Kata Kunci: panjang bentang,jembatan pejalan kaki, baja canai dingin

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 04 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44430

Actions (login required)

View Item View Item