Tingkat ranah soal uraian buatan guru matadiklat produktif Program Keahlian Teknik Bangunan di SMK Negri Winongan Kabupaten Pasuruan / Kurniasari

Kurniasari (2016) Tingkat ranah soal uraian buatan guru matadiklat produktif Program Keahlian Teknik Bangunan di SMK Negri Winongan Kabupaten Pasuruan / Kurniasari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kurniasari, 2016. Tingkat Ranah Soal Uraian Buatan Guru Matadiklat Produktif Program Keahlian Teknik Bangunan di SMK Negeri Winongan Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sutrisno, S. T., M. Pd, (II) Drs. Antelas Eka Winahyo, M. Pd. Kata Kunci: tingkat ranah, soal uraian, guru matadiklat produktif, program keahlian teknik bangunan Guru matadiklat produktif merupakan tenaga kependidikan profesional yang berperan sangat penting dalam mewujudkan keberhasilan pembelajaran bagi peserta didiknya terutama pada tingkat SMK, oleh sebabnya guru di tuntut agar peserta didiknya mampu memiliki ketrampilan berfikir yang baik. Dengan demikian hendaknya guru mampu menyusun soal dengan baik sebagai proses evaluasi belajar. Dimana soal tersebut yang akan mampu mengukur keberhasilan suatu proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui: (1) kualitas soal ujian akhir semester gasal yang digunakan sebagai instrumen evaluasi pembelajaran pada program keahlian teknik bangunan (2) sebaran tingkat ranah kognitif pada soal uraian yang dibuat oleh guru kelompok matadiklat produktif di SMK Negeri Winongan, Kabupaten Pasuruan. Rancangan penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, dengan data yang diperoleh berupa dokumen soal ujian akhir semester gasal yang dibuat oleh guru matadiklat produktif yang digunakan pada kelas X, XI, dan XII program keahlian Teknik Gambar Bangunan dan program keahlian Teknik Konstruksi Batu dan Beton tahun ajaran 2015/2016 di 35 jenis matadiklat, kunci jawaban soal, jawaban peserta didik dari soal tersebut, dan daftar nama peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, kualitas soal uraian yang digunakan sebagai instrumen evaluasi pembelajaran adalah jelek dengan persentase validitas terbesar (36,28%) pada kriteria sangat rendah, reliabilitas soal terbesar (52,36%) pada kriteria sedang, tingkat kesukaran terbesar (73,14%) pada kriteria sukar, dan daya pembeda soal terbesar (45,14%) pada kriteria jelek. Kedua, penyebaran tingkat ranah kognitif soal ujian adalah pada aspek mengingat sebesar 38,28%, memahami sebesar 44,57%, menerapkan sebesar 17,14%, sedangkan pada aspek menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan tidak tersedia. Berdasarkan hasil analisis diperoleh dua kesimpulan, yaitu: (1) Kualitas soal uraian buatan guru matadiklat produktif program keahlian teknik bangunan di SMK Negeri Winongan, Kabupaten Pasuruan adalah memiliki kualitas soal jelek, ditinjau dari aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal, (2) Tingkat ranah soal ujian akhir semester gasal yang dibuat oleh guru matadiklat produktif sebagian besar berada pada tingkat memahami, sehingga soal yang digunakan sebagai evaluasi pembelajaran berada pada tataran kemampuan berfikir tingkat rendah atau lower order thinking skills (LOTS), yakni tingkat mengetahui, memahami, dan menerapkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 01 Jun 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44225

Actions (login required)

View Item View Item