Kuat puntir bambu laminasi dengan variasi letak sambungan dan jumlah lapisan / Sunariyanto

Sunariyanto (2016) Kuat puntir bambu laminasi dengan variasi letak sambungan dan jumlah lapisan / Sunariyanto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Sunariyanto, 2015. Kuat Puntir Bambu Laminasi Dengan Variasi Letak Sambungan Dan Jumlah Lapisan. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Karyadi, M.P., M.T., (II) Drs. Priyono, M.Pd Kata Kunci: Bambu Laminasi, Kuat Puntir. Bambu merupakan salah satu alternatif pengganti kayu, namun belum optimal karena bentuk bambu yang bulat sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan rekayasa teknologi yaitu bambu laminasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh letak sambungan dan jumlah lapisan terhadap besarnya kuat puntir (momen puntir) yang mampu ditahan oleh bambu laminasi. Benda uji dirancang tanpa sambungan, sambungan bersilang dan sambungan diagonal yang masing-masing terbagi lagi menjadi empat lapis, enam lapis dan delapan lapis. Ukuran benda uji mengacu pada standart ASTM 2003, sedangkan perekatan menggunakan perekat jenis urea formaldehyde dengan perekatan terlabur 50/MDGL pada tekanan pengempaan 2 Mpa. Hasil penelitian menunjukkan besarnya kuat puntir maksimum yang mampu ditahan bambu laminasi untuk variasi tanpa sambungan dengan jumlah lapisan laminasi 4, 6, dan 8 berturut-turut adalah 28373 Nmm, 48455 Nmm dan 55766 Nmm, untuk sambungan bersilang 17954 Nmm, 36156 Nmm, dan 45985 Nmm, sedangkan untuk sambungan diagonal 19612 Nmm, 39178 Nmm, 49426 Nmm. Dengan adanya sambungan kuat puntir yang mampu ditahan mengalami penurunan sebesar 36,72% untuk 4 lapis, 25,38% untuk 6 lapis, serta 17,54% untuk 8 lapis pada sambungan bersilang. Sedangkan untuk sambungan diagonal mengalami penurunan sebesar 30,88% untuk 4 lapis, 19,15% untuk 6 lapis, serta 11,37% untuk 8 lapis. Jika dilihat dari jumlah lapisan hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah lapisan laminasi maka semakin besar kuat puntir yang mampu ditahan. Tegangan geser maksimum yang mampu ditahan bambu laminasi untuk variasi tanpa sambungan dengan jumlah lapisan laminasi 4, 6, dan 8 berturut-turut adalah 14,120 Mpa, 14,105 Mpa dan 11,092 Mpa, untuk sambungan bersilang 10,770 Mpa, 11,794 Mpa, 8,983 Mpa, sedangkan untuk sambungan diagonal 10,886 Mpa, 11,993 Mpa, 10,013 Mpa. Modulus geser yang mampu ditahan bambu laminasi yaitu 819 Mpa yang didapatkan pada variasi sambungan bersilang dengan jumlah lapisan 4. Sudut puntir maksimum yang mampu ditahan yaitu sebesar 0,004252 Rad/mm yang didapatkan pada variasi letak sambungan bersilang untuk 4 lapis. Dari hasil uji anova didapatkan dengan adanya sambungan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap besarnya kuat puntir pada batas proporsional namun berpengaruh secara signifikan terhadap kuat puntir maksimum. Sedangkan dengan adanya penambahan jumlah lapisan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap besarnya kuat puntir proporsional maupun maksimum. Jika dilihat dari besarnya tegangan geser yang terjadi, dengan adanya sambungan dan penambahan jumlah lapisan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap besarnya tegangan geser proporsional namun berpengaruh secara signifikan terhadap tegangan geser maksimum yang mampu ditahan bambu laminasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk sambungan bersilang dan sambungan diagonal dapat digunakan sebagai alternatif sambungan bambu laminasi karena tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kuat puntir maupun tegangan geser pada batas proporsional. Begitu pula dengan adanya penambahan jumlah lapisan yang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kuat puntir maupun tegangan geser pada batas proporsional sehingga dapat digunakan sebagai alternatif untuk membuat bambu laminasi sesuai dimensi yang dibutuhkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jan 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44194

Actions (login required)

View Item View Item