Kuat tekan optimum mortar dengan campuran dari abu sekam padi dan abu ampas tebu sebagai pengganti sebagian semen / Rafi' Usman

Usman, Rafi' (2016) Kuat tekan optimum mortar dengan campuran dari abu sekam padi dan abu ampas tebu sebagai pengganti sebagian semen / Rafi' Usman. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Usman, RafiÔÇÖ. 2015. Kuat Tekan Optimum Mortar dengan Campuran dari Abu Sekam Padi dan Abu Ampas Tebu sebagai Pengganti Sebagian Semen. Skripsi,Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Dr. Nindyawati, S.T., M.T, (II) Muhammad Sulton, S.T., M.T Kata Kunci: Abu Sekam Padi, Abu Ampas Tebu, Kuat Tekan, Mortar Bahan-bahan alternatif dari limbah industri mulai dikembangkan untuk mengurangi penggunaan semen secara berlebih, karena estimasi biaya tetap berperan penting dalam pembangunan. Menciptakan produk ramah lingkungan dan penambahan bahan yang lebih ringan, sehingga dapat digunakan pada daerah rawan gempa. Limbah industri yang sering digunakan sebagai penelitian adalah abu sekam padi (ASP) dan abu ampas tebu (AAT). Disamping pemanfaatannya yang belum maksimal, juga mudah dalam penyediaannya karena Indonesia adalah negara Agraris. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan, mengetahui pengaruh penggunaan campuran abu sekam padi dan abu ampas tebu sebagai pencampur mortar,mencari prosentase kadar campuran abu sekam padi dan abu ampas tebu yang menghasilkan kekuatan tekan mortar paling optimum. Penelitian ini mengacu pada ASTM C109 yang menggunakan benda uji berupakubus mortar ukuran 50 x 50 mmdengan komposisi campuran 1 PC:2,75 Pasir dan FAS 0,485. Perlakuan dengan menambahkan campuran ASP antara 3-13% dan AAT antara 2-8% dari komposisi semen,sebagai kontrol digunakan mortar yang dibuat tanpa campuran abu. Masing- masing perlakuan dibuat sebanyak 20 buah. Pengujian dilakukan pada umur mortar 7, 14 dan 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperoleh dua simpulan yaitu: 1) Kuat tekan rata-rata mortar normal sebesar 25,72 Mpa. Perbandingan dengan mortar campuran ASP 3%, kenaikan tertinggi pada AAT 8% yaitu 1:1,26. Campuran ASP 8% kenaikan tertinggi AAT 2% yaitu 1:1,22. Campuran ASP 13% kuat tekan rata-rata tertinggi pada penambahan AAT 2% yaitu 1:0,98 turun dibawah mortar normal. Perbandingan mortar dengan campuran AAT 2%, kenaikan tertinggi pada ASP 8% yaitu 1:1,22. Campuran AAT 5% kenaikan tertinggi pada ASP 8% yaitu 1:1,18. Campuran AAT 8% kenaikan tertinggi pada ASP 3% yaitu 1:1,26. dan2) Mortar dengan penambahan campuran ASP 3% dan AAT 8% menghasilkan kekuatan tekan mortar paling optimum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Jan 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44177

Actions (login required)

View Item View Item