Rekayasa sabut kelapa dan serbuk gergaji kayu pinus sebagai papan partikel bahan bangunan / Miftakhul Khoiri - Repositori Universitas Negeri Malang

Rekayasa sabut kelapa dan serbuk gergaji kayu pinus sebagai papan partikel bahan bangunan / Miftakhul Khoiri

Khoiri, Miftakhul (2014) Rekayasa sabut kelapa dan serbuk gergaji kayu pinus sebagai papan partikel bahan bangunan / Miftakhul Khoiri. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Khoiri Miftakhul. 2010. Rekayasa Sabut Kelapa dan Serbuk Gergaji Kayu Pinus sebagai Papan Partikel Bahan Bangunan. Skripsi Jurusan Teknik Sipil FT Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Hanni Elitasari Mahaputri S.T. M.T. (II) ) Drs. Pribadi S.T. M.T. Kata kunci Sabut kelapa serbuk gergaji kayu pinus papan partikel sifat fisik Kebutuhan kayu di Indonesia semakin meningkat sehingga menyebabkan potensi hutan berkurang. Dengan berkurangnya hasil hutan terutama kayu untuk bahan bangunan menuntut penggunaan kayu secara tepat guna serta pengembangan produk-produk inovatif dan kreatif sebagai bahan pengganti kayu salah satu contohnya adalah papan partikel. Papan partikel (particle board) merupakan produk panil yang dihasilkan dari pemampatan partikel-partikel kayu dan diikat dengan suatu perekat. Partikel-partikel kayu tersebut merupakan limbah dari pabrik pengolahan kayu bentuk dari partikel kayu terdiri dari serpih kayu pasahan kayu tatal serbuk gergaji dan masih banyak lagi. Papan partikel dapat berperan sebagai pengganti kayu untuk perabot rumah tangga dan bahan bangunan. Selain menggunakan serbuk gergaji kayu papan pertikel juga dapat dibuat dengan berbagai campuran salah satunya dengan limbah hasil perkebunan kelapa yaitu sabut kelapa. Karena sabut kelapa memiliki sifat tahan terhadap jamur dan hama serta tidak dihuni oleh rayap dan tikus. Sifat fisik yang harus diperhatikan dari papan partikel adalah kerapatan kadar air daya serap air dan pengembangan tebal karena sifat-sifat fisik tersebut salah satu penentu kualitas papan partikel. Berdasarkan hal tersebut sabut kelapa dan serbuk gergaji pinus dicoba dimanfaatkan sebagai papan partikel bahan bangunan. Dari latar belakang tersebut dapat disimpulkan tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas papan partikel yang dibentuk dari serbuk gergaji kayu pinus dan sabut kelapa berdasarkan (1) kerapatan (2) kadar air dan daya serap air (3) pengembangan tebal papan partikel. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dan analisis yang digunakan adalah analisis rata-rata hasil pengujian. Komposisi sabut kelapa dan serbuk gergaji kayu pinus sebagai variabel bebas sedangkan (1) kerapatan (2) kadar air (3) pengembangan tebal (4) daya serap air merupakan variabel terikat dan papan partikel tanpa campuran sabut kelapa sebagai variabel kontrol. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) papan partikel tipe B (35% 50% 15%) memiliki kualitas sesuai SNI dan menghasilkan nilai tertingggi (0 58 g/cm3) daya serap air yang rendah (74 69%) dan untuk tipe yang lain daya serap air diatas standar 20-75% dan pengembangan tebal yang rendah (6 00%) sesuai SNI. Papan partikel tipe X (0% 85% 15%) atau tanpa campuran sabut kelapa menghasilkan kadar air yang terendah yaitu 12 37% (2) kualitas fisik papan partikel berbanding lurus dengan kerapatan dan berbanding terbalik dengan kadar air pengembangan tebal dan daya serap air maka kerapatan semakin besar maka kualitas papan partikel semakin baik dan semakin kecil kadar air pengembangan tebal dan daya serap air maka kualitas papan partikel semakin baik (3) papan partikel berkerapatan sedang sehingga cocok digunakan untuk meja almari rak buku dan sebagainya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/44088

Actions (login required)

View Item View Item