Perbedaan produktivitas pekerjaan besi beton ditinjau dari cara pengupahan di Kota Malang / Fitri Meiarsi Wulandari

Wulandari, Fitri Meiarsi (2012) Perbedaan produktivitas pekerjaan besi beton ditinjau dari cara pengupahan di Kota Malang / Fitri Meiarsi Wulandari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci: produktivitas, cara pengupahan Proyek konstruksi dikatakan berhasil jika dapat mencapai tujuan yaitu tepat biaya, waktu, dan mutu. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan sumber daya. Sumber daya manusia termasuk hal yang diperhitungkan dan harus diatur seefisien mungkin, agar produktivitas menjadi optimal sehingga dapat dicapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengetahui bahwa tenaga kerja memerlukan penghargaan atas prestasi kerja mereka. Salah satu cara memberikan penghargaan terhadap prestasi kerja tenaga kerja adalah dengan melalui upah. Apabila upah yang diberikan oleh perusahaan dirasa sudah sesuai dengan jasa atau pengorbanan yang diberikan maka tenaga kerja akan tetap bekerja dan lebih giat dalam bekerja Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui produktivitas pekerjaan besi beton dengan upah secara harian; (2) mengetahui produktivitas pekerjaan besi beton dengan upah secara borongan; (3) mengetahui produktivitas pekerjaan besi beton dengan upah secara lembur; (4) mengetahui upah pekerjaan besi beton secara harian, borongan, dan lembur; (5) mengetahui perbedaan produktivitas pekerjaan besi beton dengan upah secara harian, borongan, dan lembur. Penelitian dilakukan di proyek Hotel Amaris di Jl.LetjenSutoyo No. 39 dan rumah tinggal di Jl. Gajayana Gg. 3B No. 553 Malang. Rancangan penelitian adalah menguji perbedaan antara produktivitas pekerja dengan upah harian (X1), borongan (X2), dan lembur (X3). Subyek penelitian adalah pekerjaan besi beton dengan upah harian, lembur, dan borongan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis statistik deskriptif (nilai minimum, maksimum dan rata-rata) dan analisis statistic inferensial (one way ANOVA dan scheffe). Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan (1) produktivitas pekerjaan memotong sengkang dengan upah harian sebesar 200,09 kg/jam, upah borongan sebesar 270,68 kg/jam, dan upah lembur sebesar 158,37 kg/jam; (2) produktivitas pekerjaan membengkok sengkang dengan upah harian sebesar 78,22 kg/jam, upah borongan sebesar 82,29 kg/jam, dan upah lembur sebesar 63,66 kg/jam; (3) produktivitas pekerjaan merakit sengkang dengan upah harian sebesar 23,01 kg/jam, upah borongan sebesar 28,99 kg/jam, dan upah lembur sebesar 17,50 kg/jam; (4) upah pekerjaan besi secara harian Rp 1.128,17 /kg, borongan Rp 1.200,00 /kg dan lembur Rp 1.341,84 /kg; (5) secara bersama-sama terdapat perbedaan secara signifikan produktivitas pekerjaan besi beton dengan upah harian, borongan dan lembur, dengan rincian ada perbedaan produktivitas pekerjaan besi beton antara upah harian dan borongan, antara upah harian dan lembur, serta antara upah borongan dan lembur.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Oct 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43992

Actions (login required)

View Item View Item