Studi daerah rawan kecelakaan lalu lintas jalur Karanglo-Purwosari / Yudha Sucianto

Sucianto, Yudha (2011) Studi daerah rawan kecelakaan lalu lintas jalur Karanglo-Purwosari / Yudha Sucianto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci: rawan kecelakaan, lalu lintas. Jalan raya jalur Karanglo (Malang)-Purwosari (Pasuruan) sebagai jalan arteri primer harus sebanding dengan jumlah kendaraan yang lewat, sehingga beban lalu-lintas tidak menjadi menumpuk dari bermacam-macam tipe kendaraan dan berujung pada keselamatan lalu lintas. Lokasi rawan kecelakaan adalah suatu lokasi dimana angka kecelakaan tinggi dengan kejadian kecelakaan berulang dalam suatu ruang dan rentang waktu yang relatif sama yang diakibatkan oleh suatu penyebab tertentu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang akan menggali data mengenai kecelakaan lalu lintas disepanjang jalur Karanglo-Purwosari dengan mengutip data kepolisian dan survei lalu lintas di jalan raya. Selain itu tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui gambaran kondisi dan lokasi rawan kecelakaan, serta nantinya diharapkan dapat digunakan untuk kebijakan instansi terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kurun waktu tahun 2008 sampai dengan 2010, terdapat 326 kali kecelakaan yang mengakibatkan 432 luka ringan, 16 luka berat, dan 122 meninggal dunia pada usia terbanyak 31-40 tahun (24,39%). Kecenderungan kecelakaan terjadi pada hari Sabtu (17,48%), bulan April (11,87%), antara jam 06.00-12.00 (36,8%). Tabrakan samping- samping berpeluang (38,96%) sebagai kecelakaan ganda (64,11%) dengan melibatkan kendaraan terbanyak yaitu sepeda motor (57%) pada cuaca yang cerah (74,54%). Disamping itu kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp. 440.445.000,-. Selain itu berdasarkan hasil perhitungan angka Upper Control Limmit (UCL) = 45,529 dapat ditentukan posisi blackspot dan blacksite berada pada STA 14 + 000 s/d 15 + 000 (KM 67-66) AR/FR = 60,62/47,38, STA 16 + 000 s/d 17 + 000 (KM 65- 64) AR/FR = 128,82/124,55, dan STA 18 + 000 s/d 19 + 000 (KM 63-62) AR/FR = 70,09/48,31. Dimana penentuan patok KM adalah arah menuju kota Surabaya dari titik awal stationing pada KM 81 SBY (pertigaan Karanglo). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar dilakukan penambahan pos jaga pada titik rawan. Terlebih lagi pemberian jalur khusus sepeda motor serta pembinaan cara berkendara yang baik. Selain itu penyempurnaan sistem identifikasi dan rekam kecelakaan juga perlu dilakukan, agar tercipta dan terjaga keselamatan lalu lintas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Sep 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43922

Actions (login required)

View Item View Item