Perilaku sambungan balok kolom tulangan bambu ori dengan pemasangan variasi panjang angker mekanik (headed bar) akibat beban gempa / Aris Sulistyo

Sulistyo, Aris (2011) Perilaku sambungan balok kolom tulangan bambu ori dengan pemasangan variasi panjang angker mekanik (headed bar) akibat beban gempa / Aris Sulistyo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci:Tulangan Bambu, Variasi Panjang Angker Mekanik, Perilaku Sambungan Balok Kolom, Beban Gempa. Guncangan pada permukaan tanah yang ditimbulkan oleh gempa dapat menambah beban pada bangunan yang didirikan di atasnya secara dinamis dan simultan untuk arah horisontal dan vertikal. Dari data kerusakan struktur bangunan akibat gempa, didapat fakta bahwa kerusakan struktur yang paling dominan terjadi di bagian sambungan balok kolom. Sedangkan balok dan kolom diluar sambungan masih menunjukkan kinerja yang baik dan hanya terdapat beberapa retak rambut di daerah dekat sambungan balok kolom. Untuk itu diperlukan suatu tulangan tambahan untuk membantu penguatan struktur pada bagian sambungan balok kolom dengan angker mekanik (Headed Bar) Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besar beban (P) maksimum dan simpangan maksimum pada kondisi dorong kanan dan dorong kiri sambungan balok kolom bertulangan bambu dengan penambahan variasi panjang angker mekanik akibat beban gempa (2) Untuk mengetahui pola retak yang terjadi pada saat balok mengalami keruntuhan (3) untuk mengetahui bagaimana grafik hubungan antara beban (P) dengan simpangan yang terjadi akibat beban gempa. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen, selanjutnya data yang diperoleh dari hasil pengujian 4 buah sambungan balok kolom bertulangan bambu tersebut dideskripsikan. Untuk mendeskripsikan hasil pengujian, parameter yang digunakan adalah dengan pemberian beban horizontal kanan dan kiri, yang kemudian dari pemberian beban tersebut dapat diketahui simpangan maksimum yang terjadi dan beban maksimum yang mampu ditahan oleh sambungan balok kolom. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa pengekangan dengan menggunakan Headed bar pada bagian sambungan balok kolom mampu meningkatkan beban maksimum yang dapat diterima oleh sambungan balok kolom tersebut dibandingkan dengan menggunakan jangkar konvensional. Dari hasil rata-rata sambungan balok kolom yang diberi penambahan headed bar, beban maksimum yang dapat ditahan bisa mencapai 924 kg untuk pembebanan horizontal dari kanan dan 810 kg pembebanan horizontal dari kiri. Sedangkan pemakaian angker konvensional hanya mencapai 792 kg untuk pembebanan horizontal dari kanan dan 486 kg pembebanan horizontal dari kiri. Untuk variasi panjang angker, tidak mempengaruhi besarnya simpangan yang terjadi. Dan intuk pola retak, terlihat sambungan balok kolom dengan angker konvensional mengalami retak yang paling serius jika dibandingkan sambungan balok kolom dengan menggunakan Headed Bar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Sipil (TS) > S1 Pendidikan Teknik Bangunan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 03 Mar 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43909

Actions (login required)

View Item View Item