Perbandingan daya tahan pasir Lumajang dan pasir silika pada proses sandblasting dengan permukaan baja AISI 304 / Prayoga Pawigotama

Pawigotama, Prayoga (2019) Perbandingan daya tahan pasir Lumajang dan pasir silika pada proses sandblasting dengan permukaan baja AISI 304 / Prayoga Pawigotama. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Pawigotama, Prayoga. 2019. Perbandingan Daya Tahan Pasir Lumajang dengan Pasir Silika Pada Proses Sandblasting. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Aminnudin, S.T., M.T, (II) Dr. Heru Suryanto, S.T., M.T. Kata Kunci : Sandblasting, Distribusi ukuran pasir, ukuran butir pasir, pasir Lumajang, pasir silika. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan perubahan distribusi ukuran dan ukuran butir pada pasir Lumajang setelah beberapa siklus dalam pemakaian, jika dibandingkan dengan pasir silika. Metode yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian campuran Experimental Explorative dengan Objek penelitian adalah menggunakan plat baja tipe 304 (stainless stell) yang diberi perlakuan dengan variasi perbedaan jenis pasir Lumajang (gunung Semeru) dan pasir silika. Ukuran pasir yang digunakan menggunakan mesh 20, 40, dan 60. Data hasil penelitian di analisis dengan cara observasi yang berisi data uji XRF, uji distribusi pasir, dan uji ukuran butir. Pada pengujian ini digunakan alat Mesin Pengguncang Rotap (Sieve Shaker) dan metode Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil penelitian menunjukkan distribusi ukuran pasir dan ukuran butir pada perbedaan jenis pasir Lumajang dan silika berpengaruh terhadap siklus proses sandblasting pada permukaan benda kerja. Hasil dari penelitian perubahan ukuran pasir, antara pasir silika dan pasir Lumajang tidak terjadi reduksi ukuran pasir yang signifikan pada mesh 20 dengan penurunan berat sebesar 6,1 dan 6% pada pasir silika dan pasir Lumajang secara berurutan. Perubahan yang ditunjukkan pasir setelah sandblasting juga tidak signifikan pada mesh 40 dengan penurunan berat sebesar 5,8 dan 5,6% pada pasir silika dan pasir Lumajang secara berurutan. Akan tetapi, pada mesh 60 perubahan ukuran sangat signifikan terjadi, dibuktikan dengan penurunan berat sebesar 18 dan 14,2% pada pasir silika dan pasir Lumajang secara berurutan. Melalui uji SEM, persentase penurunan ukuran butir pasir pada mesh 20 pada pasir silika juga lebih besar dengan nilai 47,5% sehingga cepat hancur jika digunakan pada proses sandblasting. Dibandingkan dengan pasir Lumajang tingkat persentase penurunan ukuran butir pasir yang lebih kuat dan stabil pada ukuran mesh 20; 40; dan 60 dengan nilai masing-masing 12,3%; 10,2%; dan 12,5%. Sehingga pasir Lumajang lebih baik digunakan proses sandblasting dibandingkan dengan pasir silika, karena pasir Lumajang struktur pasirnya lebih kuat ketika penembakan/ penyemprotan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43739

Actions (login required)

View Item View Item