Pengaruh variasi konsentrasi magnesium stearate terhadap sifat mekanis biofoam berbasis pati singkong berpenguat bacterial cellulose / Muhammad Nashrullah

Nashrullah, Muhammad (2019) Pengaruh variasi konsentrasi magnesium stearate terhadap sifat mekanis biofoam berbasis pati singkong berpenguat bacterial cellulose / Muhammad Nashrullah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Nashrullah, Muhammad. 2018. Pengaruh Variasi Konsentrasi Magnesium Stearate Terhadap Sifat Mekanis Biofoam Berbasis Pati Singkong Berpenguat Bacterial Cellulose. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbig: (I) Dr. Heru Suryanto, S. T., M. T., (II) Dr. Sukarni, S. T., M. T. Kata Kunci: Biofoam, Pati Singkog, Magnesium Stearate Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduknya adalah 262 juta jiwa pada tahun 2017. Namun dengan banyaknya penduduk, maka semakin banyak permasalahan yang ditimbulkan. Sampah masih menjadi salah satu permasalahan klasik yang timbul di Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan penghasil sampah plastik terbanyak kedua didunia, diantaranya adalah sampah styrofoam. Diantara banyak pilihan untuk menaggulangi sampah, salah satunya adalah menggantti styrofoam dengan bahan ramah lingkungan yaitu biofoam. Banyak penelitian yang mencoba mengembangkan pati sebagai bahan dasar pembuatan biofoam, tetapi masih terdapat kekurangan pada biofoam. Pati singkong memiliki potensi sebagai bahan baku biofoam. Singkong merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang mudah tumbuh di Indonesia, selain itu singkong juga dijual di berbagai tempat dan bukan merupakan tanaman musiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan magnesium stearate 4%, 5%, 6% dan 7% w/w terhadap karakteristik biofoam, dengan melakukan beberapa pengujian meliputi (1) pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan tarik biofoam pati singkong, (2) uji SEM untuk mengetahui morfologi biofoam pati singkong, (3) uji XRD untuk mengidentifikasi kristalinitas dan (4) uji FTIR untuk mengetahui gugus fungsi biofoam pati singkong. Bahan pembuatan biofoam yaitu, (1) pati singkong, (2) bacterial cellulose, (3) magnesium stearate, (4) guar gum dan (5) gliserol. Hasil dari penelitian ini yakni, penambahan magnesium sterate menurunkan kekuatan tarik dan meningkatkan elongitas biofoam berbasis pati singkong. Biofoam berbasis pati singkong variasi magnesium stearate 4% memiliki nilai kuat tarik rata-rata 690,8 kPa. Nilai elongasi tertinggi didapat pada penambahan magnesium stearate 7% dengan pertambahan panjang sebesar 13,13%. Pada gambar SEM penambahan magnesium stearate 5% didapat hasil gambar yang bagus, dan area cross section terlihat homogen. Puncak difraksi XRD tertinggi dicapai pada biofoam berbasis pati singkong variasi magnesium stearate 4% menghasilkan puncak difraksi pada 2 sudut 21,65o dengan intensitas nilai puncak intensitas 88. Pengujian FTIR dengan menambahkan magnesium stearate menyebabkan munculnya puncak baru yaitu disekitar puncak gugus 1410 ÔÇô 1560, yang dapat disimpulkan sebagai area sidik jari magnesium stearate.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43722

Actions (login required)

View Item View Item