Analisis cacat coran, kekuatan tarik, dan kekerasan paduan Al-Si hasil pengecoran dengan variasi persentase pengikat lempung lokal Bangkalan / Imam Muhtarom

Muhtarom, Imam (2018) Analisis cacat coran, kekuatan tarik, dan kekerasan paduan Al-Si hasil pengecoran dengan variasi persentase pengikat lempung lokal Bangkalan / Imam Muhtarom. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Muhtarom, Imam. 2018. Analisis Cacat Coran, Kekuatan Tarik, dan Kekerasan Paduan Al-Si Hasil Pengecoran dengan Variasi Persentase Pengikat Lempung Lokal Bangkalan. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T. Ph.D. (II) Dr. H. Sunomo, M.Pd. Kata Kunci: pengecoran Al-Si, lempung lokal Bangkalan, kekerasan, dan kekuatan tarik. Pengecoran merupakan metode proses pembentukan benda kerja dengan cara mencairkan logam tertentu dan menuangkannya ke dalam cetakan yang telah disiapkan. Proses pengecoran logam umumnya menggunakan cetakan yang terbuat dari pasir yang telah dicampur dengan bahan pengikat. Dalam hal ini, penggunaan variasi bahan pengikat akan menghasilkan produk cor dengan kualitas yang berbeda pula. Lempung lokal Bangkalan merupakan lempung di Kabupaten Bangkalan yang digunakan untuk pengikat bata pada bangunan. Sehingga, ada kemungkinan lempung lokal Bangkalan juga dapat digunakan untuk pengikat pada cetakan pasir pada proses pengecoran logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lempung lokal Bangkalan sebagai bahan pengikat pada pasir cetak silika terhadap kekuatan tarik, kekerasan, dan cacat coran logam paduan Al-Si. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre ÔÇô experimental metode one ÔÇô shot case study dengan variasi pengikat lempung lokal Bangkalan 6%, 9%, dan 12% sebagai variabel bebas dan hasil coran, kekuatan tarik dan kekerasan logam AlSi hasil pengecoran sebagai variabel terikat. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan proses pengecoran gravity casting. Analisis deskriptif meliputi penjelasan hasil uji kekuatan tarik, kekerasan, dan jenis cacat permukaan logam hasil pengecoran AlSi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kekuatan tarik paling tinggi adalah logam hasil coran dengan persentase pengikat lempung Bangkalan 12% dan bentonit 0,5% yakni 11,188 kgf/mm??. Sedangkan hasil uji kekerasan logam, kekerasan yang tertinggi adalah logam hasil pengecoran cetakan pasir dengan bahan pengikat lempung Bangkalan 12% dengan nilai 131,9 HV. Adapun cacat lubang dan cacat struktur butir yang tampak pada permukaan terdapat pada semua logam Al-Si hasil coran variasi lempung Bangkalan dengan variasi lempung lokal Bangkalan 6% dan bentonit 0,5% sejumlah 149 cacat lubang dan 92 cacat struktur butir. Dari hasil penjelasan di atas dapat disimpulkan variasi pengikat cetakan pasir yang paling baik dilihat dari cacat hasil coran memiliki cacat paling sedikit, nilai kekerasan tinggi yang sebanding dengan nilai kekuatan tarik logam Al-Si hasil pengecoran adalah variasi pengikat lempung lokal Bangkalan 12% dan bentonit 0,5%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 16 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43720

Actions (login required)

View Item View Item