Studi manajemen pendidikan kejuruan model pendidikan sistem ganda di SMKN 3 Boyolangu / Affan Ghafar Ashari

Ashari, Affan Ghafar (2019) Studi manajemen pendidikan kejuruan model pendidikan sistem ganda di SMKN 3 Boyolangu / Affan Ghafar Ashari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi ABSTRAK Ashari, Affan Ghafar. 2018. Studi Manajemen Pendidikan Kejuruan Model Pendidikan Sistem Ganda di SMKN 3 Boyolangu. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1). Dr. Syarif Suhartadi, M.Pd (2). Dr. H. Agus Sholah, M.Pd. Kata Kunci : pendidikan sistem ganda (PSG), Prakerin (Praktik Kerja Industri) Pendidikan Sistem Ganda (PSG) merupakan salah satu model pendidikan kejuruan yang memadukan antara model sekolah dan model pasar yang mana pendidikannya dilakukan di dua tempat yaitu sekolah dan industri. Di Indonesia, penerapan PSG ini sangat beragam akibat berbagai macam faktor. Oleh sebab itu diperlukan acuan berdasarkan pada fungsi manajemen meliputi: perencanaan, pengorganisasian, penggerak, pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan PSG di SMKN 3 Boyolangu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Peneliti menggunakan komparasi integratif sebagai teknik analisis data setelah semua data diidentifikasi dan dikategorikan. SMKN 3 Boyolangu melakukan Prakerin (Praktik Kerja Industri) sebagai penerapan pelaksanaan PSG. (1) Dalam perencanaan Prakerin di SMKN 3 Boyolangu, kesiapan peserta Prakerin berpengaruh pada urutan pemberangkatan Prakerin, sedangkan kondisi sekolah (meliputi: pembangunan kelas baru, daya tampung ruang kelas, dan lain-lain) mempengaruhi jumlah kelas yang berangkat dalam satu periode pelaksanaan Prakerin serta jangka waktu pelaksanaan Prakerin. Dengan demikian pelaksanaan Prakerin di SMKN 3 Boyolangu akan mengalami perubahan pada setiap tahun. (2) Dalam pengorganisasian, pelaksana PSG SMKN 3 Boyolangu selama beberapa tahun belakangan hanya mengalami pergantian personalia tanpa penambahan jumlah personalia. Personalia pelaksanaa PSG (POKJA PSG) hanya terdiri dari 4 orang, meliputi: HUMAS, KAPOKJA PSG, Sekretaris, dan Administrator. Hal ini mengakibatkan pembagian kerja dan pengawasan pelaksanaan Prakerin secara langsung oleh personalia pelaksana Prakerin yang tidak efisien. (3) Pelaksanaan Prakerin di SMKN 3 Boyolangu terdiri dari beberapa kegiatan meliputi: pembekalan, pelaksanaan, dan penyesuaian. Perkembangan dalam pelaksanaan Prakerin di SMKN 3 Boyolangu terjadi dalam rincian dari kegiatan tersebut terkait pembuatan sertifikat Prakerin yang awalnya dibuat setelah pelaksanaan penyesuaian dan saat ini dilakukan selama pelaksanaan Prakerin yang proses pengarahan mengenai pembuatan sertifikat Prakerin dilakukan saat kegiatan pembekalan.(4) Dalam tindakan pengawasan Prakerin SMKN 3 Boyolangu, guru pembimbing Prakerin melakukan kegiatan monitoring selama pelaksanaan Prakerin (penerapan Concurrent Control). Selain pengawasan selama pelaksanaan Prakerin, SMKN 3 Boyolangu juga menggunakan beberapa angket (angket kepuasan industri dan rekomendasi tempat prakerin) sebagai dasar evaluasi pelaksanaan Prakerin selanjutya dalam hal persiapan dan tempat pelaksanaan Prakerin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 14 May 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43619

Actions (login required)

View Item View Item