Pengaruh panjang exhaust pipe knalpot terhadap daya dan emisi gas buang motor 4 tak Supra X 125 CC / Muhamad Cahyo

Cahyo, Muhamad (2018) Pengaruh panjang exhaust pipe knalpot terhadap daya dan emisi gas buang motor 4 tak Supra X 125 CC / Muhamad Cahyo. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Cahyo, Muhamad. 2018. Pengaruh Panjang Exhaust Pipe Knalpot terhadap Daya dan Emisi Gas Buang Motor 4 Tak Supra X 125 CC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Partono, M.Pd, (II) Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T Kata Kunci: Panjang Exhaust Pipe, Daya mesin, Emisi gas buang Saat ini perkembangan industri otomotif berkembang pesat, disertai peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang menyebabkan meningkatnya modifikasi kendaraan sepeda motor. Salah satunya mengganti panjang exhaust pipe untuk meningkatkan performa mesin dan meminimalisir emisi gas buang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh panjang exhaust pipe knalpot terhadap daya motor 4 tak honda supra X 125 CC dan mengetahui pengaruh panjang exhaust pipe knalpot terhadap emisi gas buang motor 4 tak honda supra X 125 CC. Exhaust pipe berfungsi mengalirkan gas buang dari mesin menuju Silincer. Panjang exhaust pipe mempengaruhi aliran gas dalam sistem gas buang, semakin pendek exhaust pipe akan menyebabkan aliran gas semakin lancar karena hambatan yang dihasilkan semakin kecil. Panjang exhaust pipe merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa mesin. Pada umumnya kendaraan dijalan menggunakan exhaust pipe yang lebih panjang sedangkan kendaraan balap menggunakan exhaust pipe yang lebih pendek. Panjang exhaust pipe juga mempengaruhi emisi gas buang Karbon Monoksida dan Hidrokarbon. Gas buang Karbon Monoksida dan Hidrokarbon merupakan senyawa yang berbahaya bagi tubuh manusia. Penelitian ini menggunakan jenis Kuasi Eksperimen. Variabel bebas penelitian ini adalah panjang exhaust pipe 750 mm, 850 mm, 960 mm, 1050 mm, dan 1100 mm. Variabel terikatnya adalah daya mesin dan Emisi gas buang Karbon Monoksida dan Hidrokarbon. Data diambil dari 3000 rpm sampai 8000 rpm dengan selisih 500 rpm. Statistik parametrik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu metode one way annova dengan menggunakan SPSS 22 untuk windows. Berdasarkan data pengujian, rata-rata daya terbesar dihasilkan exhaust pipe 750 mm. Daya maksimum 10,13868 HP dan daya minimum 3,832267 HP dengan rata-rata 7,12555409 HP. Peningkatan kadar emisi gas Karbon Monoksida terbesar dihasilkan exhaust pipe 1100 mm dengan peningkatan 0,8%. Kadar emisi gas Hidrokarbon terbesar dihasilkan exhaust pipe 750 mm dengan peningkatan 22 ppm. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan tidak ada perbedaan daya yang signifikan antara exhaust pipe 750 mm, 850 mm, 960 mm, 1050 mm dan 1100 mm. Sedangkan pada pengujian emisi gas buang terdapat perbedaan kadar emisi gas Karbon Monoksida dan Hidrokarbon yang signifikan antara exhaust pipe 750 mm, 850 mm, 960 mm, 1050 mm dan 1100 mm.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 15 Oct 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43609

Actions (login required)

View Item View Item