Pengaruh penggunaan busi standar, platinum, dan iridium terhadap emisi gas buang (CO dan HC) pada motor Honda Beat fuel injection / Septya Yogi Advenda

Advenda, Septya Yogi (2018) Pengaruh penggunaan busi standar, platinum, dan iridium terhadap emisi gas buang (CO dan HC) pada motor Honda Beat fuel injection / Septya Yogi Advenda. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Advenda, S. Y. 2014. Pengaruh Penggunaan Busi Standar, Platinum, dan Iridium Terhadap Emisi Gas Buang (CO dan HC) Pada Motor Honda Beat Fuel Injection. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. H. Paryono, S.T.,M.T., (II) Dra. Hj. Widiyanti M.Pd Kata kunci : Pengaruh busi standar, platinum, dan iridium, emisi gas buang. Busi atau sparg plug merupakan salah satu bagian dalam system pengapian mesin. Busi berfungsi sebagai pemercik bunga api di ruang bakar untuk membakar campuran bahan bakar dengan udara dalam silinder. Besarnya percikan bunga api dan bagusnya campuran udara dan bahan bakar dapat mempengaruhi kadar emisi gas buang suatu kendaraan.Busi iridium memiliki 3 keunggulan yang tidak dimiliki oleh busi standard dan busi platinum yaitu ultra-fine electrode, U-Groove technology, dan tapered cut. Ketiga teknologi pada busi iridium tersebut mempengaruhi dalam proses pembakaran, sehingga dalam kinerjanya busi iridium dapat mempertahankan kualitas pembakaran dalam segala kondisi mesin. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh penggunaan busi standar, platinum, dan iridium yang signifikan pada mesin 4 tak dalam menghasilkan kadar emisi gas buang CO dan HC dengan variasi putaran mesin 1500, 2500, 3500, dan 4500 rpm. (2) Mengetahui besarnya signifikansi interaksi antara busi standar, platinum, dan iridium dengan variasi putaran mesin 1500, 2500, 3500, dan 4500 rpm terhadap kadar emisi gas buang CO dan HC pada mesin 4 tak. Dalam penelitian ini, busi yang digunakan adalah busi standar CPR9EA-9, busi platinum CPR8EAGP-9, dan busi iridium IU27 untuk mesin 4 tak tipe Honda Beat FI 110cc. Perbedaan yang utama dari ketiganya adalah inti elektroda tengah dan bentuk elektroda netral, sedangkan putaran mesin yang digunakan adalah putaran rendah yaitu dikisaran 1500-2500 rpm, untuk putaran menengah yaitu dikisaran 3500 rpm, dan untuk putaran tinggi yaitu dikisaran 4500 rpm. Penilitian kadar emisi gas buang dilaksanakan di laboratorium PPPPTK VEDC Malang, Jl. Teluk Mandar Arjosari Tromol Pos 5 Malang, pada tanggal 2 Desember 2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Analisis hasil penelitian yang digunakan adalah Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh penggunaan busi standar, platinum, dan iridium yang signifikan pada mesin 4 tak dalam menghasilkan kadar emisi gas buang CO dan HC dengan variasi putaran mesin 1500, 2500, 3500, dan 4500 rpm. (2) Tidak terdapat interaksi yang signifikan antara busi standar, platinum, dan iridium dengan putaran mesin 1500, 2500, 3500, dan 4500 rpm terhadap produksi gas buang CO dan HC pada mesin 4 tak. Pada penggunaannya, di semua putaran mesin busi iridium menghasilkan kadar emisi gas buang CO dan HC yang lebih rendah dibandingkan dengan busi standar dan busi platinum. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dengan cc mesin yang berbeda dan bahan elektroda busi yang lebih berfariasi untuk mengetahui perbedaan emisi gas buang yang dihasilkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43546

Actions (login required)

View Item View Item