Pengembangan alat tes sensor intake air temperature (IAT) dan sensor engine coolant temperature (ECT) berbasis mikrokontroler / Imron Annurrahman

Annurrahman, Imron (2015) Pengembangan alat tes sensor intake air temperature (IAT) dan sensor engine coolant temperature (ECT) berbasis mikrokontroler / Imron Annurrahman. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Annurrahaman, Imron. 2015. Pengembangan Alat Tes Sensor Intake Air Temperature (IAT) dan Sensor Engine Coolant Temperature (ECT) Berbasis Mikrokontroler. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) H. Drs. Sumarli, M. Pd., M.T., (II) Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T. Kata Kunci: Alat Tes Sensor Suhu, Intake Air Temperature, Engine Coolant Temperature, Mikrokontroler Komputer pada kendaraan umum disebut dengan Electronik Control Unit (ECU). Perangkat input menjadi sangat penting karena akan menentukan bagaimana (ECU) bekerja dan mengatur perangkat outputnya. Jika saja sensor pada kendaraan ini memiliki penyimpangan dalam memberikan data inputan, maka secara otomatis hasil perhitungan ECU akan memiliki penyimpangan dalam mengontrol mesin karena tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Untuk itu perlu adanya alat tes yang dapat menguji dan mendapatkan nilai perubahan resistansi pada ECT dan IAT sensor dan selama penelitian ini dilaksanakan, masih belum ada alat khusus yang mampu menguji sensor IAT dan sensor ECT dengan akurat. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendapatkan produk yakni berupa perangkat lunak dan perangkat keras yang diharapkan dapat menjadi alternatif dalam pengembangan alat tessensor Intake Air Temperature (IAT) dan sensor Engine Coolant Temperature (ECT) berbasis mikrokontroler. Pengembangan produk menggunakan pengembangan Borg dan Gall. Prosedur pengembangan produk dikelompokkan dalam beberapa tahapan antara lain (1) tahap pengumpulan data, (2) tahap perencanaan, (3) pengembangan desain (draft) produk, (4) Tahap pengembangan, (5) uji coba lapangan awal, (6) revisi hasil uji coba, (7) uji coba lapangan, (8) penyempurnaan produk akhir, (9) penyempurnaan produk akhir, dan (10) desiminasi dan implementasi. Berdasarkan hasil penelitian produk, rata-rata validasi uji coba lapangan awal adalah 94,44 %. Sedangkan rata-rata validasi uji coba lapangan adalah 96,42% dengan rincian 100% untuk LCD, 100% untuk sistem diagnostik, 100% untuk kinerja sensor suhu LM35, 75% untuk pembacaan nilai resistansi, 100% untuk kinerja GUI Matlab sebagai interface, 100% untuk kinerja driver relay, 100% untuk kemudahan pemakaian alat tes IAT/ ECT. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi keriteria sebagai alat uji. Hasil penelitian juga menunjukkan alat tessensor IAT dan sensor ECT berbasis mikrokontroler dapat digunakan sebagai alternatif dalam menguji sensor IAT dan sensor ECT. Untuk mendapatkan produk yang lebih optimal, penyempurnaan terhadap alat tessensor IAT dan sensor ECT ini perlu dilakuakn penelitian lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jul 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43319

Actions (login required)

View Item View Item