Pengaruh lama stirring pada sintesis hydroxyapatite dengan metode presipitasi terhadap sifat kristal, mikrostuktur, dan kuat tekan / I Made Paramita Widya Dhana - Repositori Universitas Negeri Malang

Pengaruh lama stirring pada sintesis hydroxyapatite dengan metode presipitasi terhadap sifat kristal, mikrostuktur, dan kuat tekan / I Made Paramita Widya Dhana

Dhana, I Made Paramita Widya (2011) Pengaruh lama stirring pada sintesis hydroxyapatite dengan metode presipitasi terhadap sifat kristal, mikrostuktur, dan kuat tekan / I Made Paramita Widya Dhana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci HA Lama Stirring Sifat Kristal Mikrostruktur Kuat Tekan Hydroxyapatite berukuran nano telah dikembangkan dengan kemurnian serta kristalinitas tinggi untuk meningkatkan kerapatan kekuatan dan sifat bioaktifnya. (HA) secara klinis merupakan material yang menarik untuk diteliti serta dikembangkan sebagai biomaterial dalam fabrikasi implant jaringan juga sebagai bahan biokeramik yang dapat menggantikan beberapa organ dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama stirring terhadap sifat kristal mikrostruktur HA dan kuat tekan yang disintesis dengan metode presipitasi. Keuntungan proses wet adalah produk selalu dalam air dan peluang terkontaminasi selama pemrosesan sangat rendah. Proses awal yang dilakukan adalah melakukan penyiapan penimbangan kemudian pencampuran bahan pengadukan (stirring) dengan variasi 4 jam 6 jam 8 jam pengovenan pada suhu 110 C selama 6 jam dan yang terakhir disintering dengan pengontrolan suhu pada 1100 C selama 6 jam. Hasil dari metode sintesa ini dianalisis sifat kristal dan mikrostruktur dan kuat tekannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Dari ketiga pola XRD hasil sintesis yang mendekati sesuai dengan pola XRD tulang asli sapi adalah sampel dengan lama strirring 8 jam. (2) Morfologi hasil sintesis presipitasi berbentuk bongkahan dengan ukuran diatas 20 m dan hampir homogen dengan jumlah luasan pori-pori yang paling rendah sebesar 121 49 m2 dan fraksi pori-porinya sebesar 3 79% pada lama stirring 8 jam sedangkan jumlah luasan pori pori yang paling tinggi sebesar 457 85 m2 dan fraksi pori-porinya sebesar 13 65% pada lama stirring 4 jam (3) Kecenderungan Mikrostruktur HA terhadap kuat tekan yaitu bahwa semakin sedikit jumlah pori pada mikrostruktur maka nilai kuat tekannya semakin tinggi. Dari semua sampel penelitian nilai kuat tekan yang paling tinggi terdapat pada sampel dengan lama stirring 8 jam sebesar 4 43 MPa. Dengan jumlah luasan pori-pori yang paling rendah sebesar 121 49 m2 dan fraksi pori-porinya sebesar 3 79% .

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Departemen Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Otomotif
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 09 Feb 2011 04:29
Last Modified: 09 Sep 2011 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/43134

Actions (login required)

View Item View Item