Studi pelaksanaan kurikulum kelas kerjasama teknik pengelasan di SMK Negeri 1 Bendo Magetan / Yanuar Fatchullah

Fatchullah, Yanuar (2019) Studi pelaksanaan kurikulum kelas kerjasama teknik pengelasan di SMK Negeri 1 Bendo Magetan / Yanuar Fatchullah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

vi RINGKASAN Fatchullah, Yanuar. 2018. Studi Pelaksanaan Kurikulum Kelas Kerjasama Teknik Pengelasan di SMK Negeri 1 Bendo Magetan. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Basuki, M.Pd., (II) Agus Suyetno, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Sekolah Menengah Kejuruan, kurikulum, kelas kerjasama, Pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu, maka diprogramkan pada salah satu lembaga pendidikan nasional yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Misi utama SMK adalah mempersiapkan peserta didik sebagai calon tenaga kerja yang memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program kerja sama antara SMK dengan DU/DI. Tujuan utama dalam kerjasama kedua pihak adalah untuk mempercepat waktu penyesuaian bagi lulusan SMK dalam memasuki dunia kerja. Upaya yang dilakukan dalam mengembangkan pendidikan adalah perkembangan mutu dan kualitas dari kurikulum tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) persiapan menyusun kurikulum, (2) pelaksanaan kurikulum, (3) persyaratan guru atau instruktur, dan (4) evaluasi kurikulum kelas kerjasama Teknik Pengelasan di SMK Negeri 1 Bendo Magetan. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case studies). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh berasal dari semua sumber data yang dapat memberikan informasi terkait dengan studi pelaksanaan kurikulum kelas kerjasama. Hasil penelitian menunjukan bahwa persiapan diawali dengan perjanjian kesepakatan atau MoU antara kedua belah pihak dan dilanjutkan menyusun kurikulum implementatif (sinkronisasi kurikulum nasional dengan kurikulum industri) sampai dengan pengesahan kurikulum implementatif tersebut. Pelaksanaan kelas kerjasama melibatkan beberapa pihak yaitu (1) Waka Kurikulum, (2) Kepala Program Studi Teknik Pengelasan, (3) Kepala Bengkel Teknik Pengelasan, (4) guru-guru normada maupun produktif, dan (5) pihak industri (PT. INKA). Teknis pelaksanaan yaitu kegiatan pembelajaran diberikan di sekolah oleh guru dan instruktur dari pihak industri. Siswa juga melakukan program prakerin di tempat industri dengan jadwal yang sudah ditentukan. Persyaratan guru atau instruktur yaitu dengan diterapkannya pemilihan atau seleksi hanya kepada calon Guru Tidak Tetap (GTT). Pelatihan guru dilakukan di tempat industri selama satu sampai dengan tiga bulan. Tahap selanjutnya adalah evaluasi kurikulum yang dilakukan selama satu tahun sekali, dengan batas-batas evaluasi yakni semua hal yang berkitan dengan kompetensi. Teknik evaluasi yang digunakan adalah metode tes baik teori maupun dari Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Selanjutnya menentukan tindak lanjut program, apakah sudah berjalan sesuai tujuan atau perlu pengembangan lagi, yang dikordinasikan antara pihak sekolah dengan pihak industri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Feb 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42784

Actions (login required)

View Item View Item