Simulasi implan tulang manusia material duralium dengan variasi pembebanan menggunakan software ansys / Didin Mujahidin

Mujahidin, Didin (2018) Simulasi implan tulang manusia material duralium dengan variasi pembebanan menggunakan software ansys / Didin Mujahidin. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

V RINGKASAN Mujahidin,Didin Simulasi Implan Tulang Manusia Material Duralium Dengan Variasi Pembebanan Menggunakan Software Ansys Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ir. Djoko Kustono, M.Pd (II) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D Kata Kunci: Implan, Duralium, Tegangan Tekan, Elastisitas, Tegangan Geser, Tulang, Software Ansys. Implan tulang merupakan suatu alat yang digunakan sebagai penopang bagian tubuh, dan penyangga tulang pada kasus patah tulang (fraktur). Scaffold, plate, bone screw, dan beberapa alat lain dapat digunakan secara kombinasi menjadi penopang dan pengisi sambungan antara tulang yang patah sebelum jaringannya mengalami pertumbuhan. Material inplan yang sering digunakan adalah Titanium, Stainless steel dan keramik, yang mana bahan ini sangat sering kita jumpai dalam penggunaan alat-alat kesehatan. Biokompatibel dari sebuah bahan menjadi pertimbangan saat proses perencanaan sebuah alat kesehatan. Penelitan ini bermaksud untuk mengetahui ketahanan material duralium sebagai bahan implan terbaru, sebagai pengembangan dan terobosan didunia kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan simulasi pada software Ansys 18.1. Implan didesain, kekuatan materialnya ditentukan kemudian diberi pembebanan dengan 6 variasi (450 N, 550 N, 650 N, 750 N, 850 N dan 950 N). Simulasi tersebut merupakan metode yang mengidentifikasi kekuatan material meliputi tegangan tekan (Equivalent Stress), tegangan geser (Shear Stress) dan Elastisitas (Total Deformation) dari material duralium sebagai bahan implan dengan berbagai variasi pembebanan. Berdasarkan hasil penelitian bahan duralium memiliki tegangan tekan sebesar 4757400 Pa lebih tinggi dari 950000 Pa untuk implan berbahan ZnO-Al2O3 , sedangkan tegangan geser duralium 1084500 Pa lebih tinggi dari 313720 Pa untuk implan berbahan ZnO-Al2O3. Jika dibandingkan dengan implan titanium tegangan tekan tertinggi 150000 Pa bahan duralium memiliki tegangan tekan lebih tinggi dari titanium. Tegangan geser tertinggi titanium 4358,1 Pa berarti implan dengan material duralium tegangan geser yang lebih tinggi dari titanium. Sedangkan jika dibandingkan stainless steel dengan tegangan tekan 564000000 Pa, maka tegangan tekan duralium lebih rendah. Kekerasan material mempengaruhi ketahanan terhadap keausan. Kekerasan material Duralium lebih rendah dibandingkan dengan Titanium dan ZnO-Al2O3, Sehingga total deformasi (elastisitas) Duralium lebih tinggi dari Titanium dan ZnO-Al2O3.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42743

Actions (login required)

View Item View Item