Analisis sifat mekanik dan permeabilitas cetakan pasir menggunakan bahan campuran eggshell pada sand casting / Wahyu Kurnianto

Kurnianto, Wahyu (2018) Analisis sifat mekanik dan permeabilitas cetakan pasir menggunakan bahan campuran eggshell pada sand casting / Wahyu Kurnianto. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Kurnianto, Wahyu. 2018. Analisis Sifat Mekanik dan Permeabilitas Cetakan Pasir Menggunakan Bahan Campuran Eggshell pada Sand Casting. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T., Ph.D., (II) Drs. Wahono S., S.T., M.Pd. Kata Kunci: sifat mekanik, permeabilitas, Cetakan pasir, Eggshell. Pembuatan cetakan pasir merupakan salah satu tahapan yang penting dalam proses pengecoran logam. Hal ini dikarenakan komposisi bahan ÔÇô bahan yang digunakan dalam proses pembuatan pasir cetak akan mempengaruhi daya ikat pada pasir tersebut. Bentonit digunakan sebagai bahan pengikat pada pembuatan cetakan pasir karena mempunyai sifat-sifat yang diperlukan yaitu menghasilkan daya ikat yang tinggi, menjadi liat bila basah, sehingga akan memudahkan dalam pembentukan pada proses pembuatan cetakan, menjadi keras setelah dikeringkan. Eggshell digunakan sebagai bahan pengikat campuran karena memiliki kandungan kalsium yang tinggi yaitu kalsium karbonat (94%), kalsium fosfat (1%), material organik (4%), dan magnesium karbonat (1%). Adapun metode dalam penelitian ini untuk mengetahui sifat ÔÇô sifat dari cetakan pasir dengan melakukan pengujian kekuatan mekanik yang meliputi uji kekuatan tarik, kekuatan tekan, dan kekuatan geser. Penelitian ini selain menguji kekuatan mekanik juga menguji permeabilitas. Tujuan dari penelitian ini diharapkan Eggshell bisa menjadi bahan campuran dalam pengecoran logam sebagai tambahan bahan pengikat bentonit cetakan pasir. Rancangan pada penelitian ini menggunakan metode Pre ÔÇô experimental dengan model One ÔÇô Shot Case Study. Di mana sekelompok sampel diberi sebuah perlakuan dan selanjutnya dan selanjutnya di analisis hasilnya. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh nilai kekuatan mekanik jenis pasir basah dan pasir kering kekuatan tertinggi terdapat pada jenis pasir kering pada sampel 3 ES 10% pada kondisi cetakan pasir basah kekuatan tarik hanya 0,068 Kg/Cm2, dan meningkat pada jenis cetakan pasir kering mencapai 0,09 Kg/Cm2, dan pada kekuatan tekan cetakan pasir basah hanya 0,74 Kg/Cm2 dan sangat meningkat pada kondisi cetakan pasir kering mencapai 3,11 Kg/Cm2, dan pada kekuatan tarik cetakan pasir basah hanya 0,28 Kg/Cm2 dan meningkat pada kondisi cetakan pasir kering mencapai 1,13 Kg/Cm2. Perbedaan hasil kekuatan mekanik tersebut membuktikan bahwa dalam keadaan kering sifat mekanik dari cetakan lebih baik digunakan jika dibandingkan dengan cetakan pasir kondisi basah. Dari hasil pengujian permeabilitas menunjukkan bahwa cetakan pasir dengan perlakuan panas 110˚C selama 60 menit yang paling mendekati dengan standart yang di tentukan adalah sampel 3 ES 10% yaitu sebesar 178,3 ml/menit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 18 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42729

Actions (login required)

View Item View Item