Pengaruh penggunaan elektroda pure tungsten untuk pengelasan GTAW dengan variasi arus dan debit aliran gas pelindung argon terhadap kekuatan tarik hasil pengelasan aluminium seri 2000 / Deny Restu Kurniawan

Kurniawan, Deny Restu (2018) Pengaruh penggunaan elektroda pure tungsten untuk pengelasan GTAW dengan variasi arus dan debit aliran gas pelindung argon terhadap kekuatan tarik hasil pengelasan aluminium seri 2000 / Deny Restu Kurniawan. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Kurniawan, Deny Restu. 2017. Pengaruh Penggunaan Elektroda Pure Tungsten untuk Pengelasan GTAW dengan Variasi Arus dan Debit Aliran Gas Pelindung Argon Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Aluminium Seri 2000. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Drs. H. Sunomo, M.Pd (2) Drs. Imam Sudjono, M.T Kata Kunci: Tungsten Inert Gas, Aluminium, GTAW, Kekuatan Tarik. Pengelasan merupakan sebuah proses penyambungan dua atau lebih logam yang banyak diaplikasikan dalam dunia industri. Tungsten Inert Gas (TIG) adalah suatu proses pengelasan dengan menggunakan gas pelindung argon untuk mencegah terjadinya oksidasi pada logam pada saat pengelasan. Untuk menghasilkan busur nyala, digunakan elektroda yang tidak terkonsumsi terbuat dari logam tungsten atau paduannya yang memiliki titik lebur sangat tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik pada pengaruh arus pengelasan dan debit aliran gas pelindung argon pada hasil pengelasan GTAW terhadap kekuatan tarik aluminium seri 2000. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, yang bertujuan mengetahui sebab dan akibat berdasarkan perlakuan yang diberikan oleh peneliti. Pada penelitian ini, perlakuan yang diberikan oleh peneliti adalah pengelasan dengan variasi arus pengelasan dan debit aliran gas pelindung argon. Pengelasan dilakukan dengan metode GTAW pada bahan aluminium seri 2000 dengan bahan pengisi tipe ER5356 menggunakan arus 80 A, 100 A, 120 A dengan argon 6 l/m, 8 l/m kampuh V tunggal 60o. Kemudian diuji dengan menggunakan uji tarik. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan nilai yang diperoleh dari uji kekuatan tarik, nilai tertinggi yaitu untuk pengelasan dengan arus 80 A dan argon 6 l/m adalah 74,34 Mpa. Nilai terendah yaitu untuk pengelasan dengan arus 120 A, argon 6 l/m dan 8 l/m adalah 71,30 Mpa. Hal ini disimpulkan bahwa temperatur pengelasan yang ideal untuk menguji kekuatan tarik pada pengelasan GTAW untuk bahan aluminium seri 2000 adalah pada arus pengelasan 80 A dan argon 6 l/m.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42712

Actions (login required)

View Item View Item