Pengaruh temperatur cairan logam terhadap kekerasan dan ketangguhan impact alumunium scrap / Moch. Muhson Afandi

Afandi, Moch. Muhson (2018) Pengaruh temperatur cairan logam terhadap kekerasan dan ketangguhan impact alumunium scrap / Moch. Muhson Afandi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Afandi, Mochamad Muhson. 2015. Pengaruh Temperatur Cairan Logam terhadap Kekerasan dan Ketangguhan Impact Aluminium Scrap. Skripsi, JurusanTeknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Eddy Sutadji, M.Pd., (2) Poppy Puspitasari, S.Pd.,M.T.,Ph.D. Kata Kunci:daur ulang, pengaruh temperatur tuang, paduan Aluminium, ketangguhan, kekerasan. Variasi temperatur cairan logam mempengaruhi pembekuan coran Aluminium, cacat porositas akan meningkat seiring dengan temperatur penuangan. Nilai kekerasan dan ketangguhan akan mengalami banyak perubahan karena banyaknya gas hidrogen yang terjebak di dalam coran Aluminium. Dalam penelitian ini digunakan Aluminium sekrap daur ulang dari piston bekas. Pengecoran dilakukan dengan temperatur penuangan yang bervariasi yaitu 700 ??C, 750 ??C, 800 ??C, 850 ??C, dan 900 ??C. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kekerasan dan ketangguhan logam Aluminium hasil pengecoran yang nantinya digunakan sebagai acuan dalam pengecoran logam selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian desain faktorial 5x2. Data penelitian yang berupa paparan hasil diperoleh dari rata-rata pengujian pada masing-masing spesimen uji kekerasan dan uji ketangguhan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa alat uji kekerasan Rockwell dan alat uji impact type izod. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap uji material sampai evaluasi data. Dari analisis data tersebut, diperoleh dua simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, nilai kekerasan (Hardness) maksimum pada temperatur 700 oC yaitu 50,60 HRB, dengan nilai Aluminium yang mengalami proses pengecoran pada temperatur 700 ??C, 750 ??C, 800 ??C berturut-turut mengalami penurunan tingkat kekerasan rata-rata sebesar 7,00 HRB dan selanjutnya pada temperatur 850 ??C, dan 900 ??C mengalami peningkatan kekerasan rata-rata sebesar 5,20 HRB. Kedua, nilai ketangguhan impak (Impact Toughness) mencapai posisi maksimum pada temperatur tuang 800 oC yaitu sebesar 1666,6 Joule/mm2 sebagai nilai ketangguhan paling bagus, dengan nilai Aluminium yang mengalami proses pengecoran pada temperatur 700 ??C, 750 ??C, 800 ??C mengalami peningkatan nilai ketangguhan rata-rata sebesar 183,3 Joule/mm2 dan selanjutnya pada temperatur 850 ??C, dan 900 ??C mengalami penurunan nilai ketangguhan rata-rata sebesar 137,5 Joule/mm2.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Teknik (FT) > Jurusan Teknik Mesin (TM) > S1 Pendidikan Teknik Mesin
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jan 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/42711

Actions (login required)

View Item View Item