Manajemen pembinaan akhlak dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik (studi multisitus SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang) / Nuri Shabrina Putri Ardi

Ardi, Nuri Shabrina Putri (2019) Manajemen pembinaan akhlak dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik (studi multisitus SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang) / Nuri Shabrina Putri Ardi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Ardi, Nuri Shabrina Putri. 2018. Manajemen Pembinaan Akhlak dalam Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik (Studi multisitus SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang). Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. Ahmad Yusuf Sobri, S.Sos., M.Pd., (II) Desi Eri Kusumaningrum, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: manajemen, pembinaan akhlak, penguatan pendidikan karakter Indonesia kini tengah berada dalam kondisi krisis dan dekadensi moral. Terjadinya kerusakan atau kemerosotan moral di Indonesia disebabkan karena proses pembelajaran yang mengajarkan moral dan budi pekerti hanya sebatas teks dan kurang mempersiapkan generasi penerus untuk menyikapi dan menghadapi kehidupan yang cenderung kontradiktif ini. Moral dan budi pekerti merupakan perisai yang dapat menghalangi seseorang dari pengaruh buruk yang ada di sekitar, dan harus dijadikan sebagai pedoman hidup. Selain berpegang pada moral dan budi pekerti, hal lain yang harus dimiliki adalah karakter, yang merupakan hal mendasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Berbagai upaya yang dilakukan untuk dapat memperbaiki karakter bangsa Indonesia, salah satunya dengan adanya pendidikan karakter di sekolah. Pelaksanaan pendidikan karakter menjadi suatu hal yang penting untuk dilakukan di jenjang pendidikan manapun, terutama di jenjang pendidikan dasar. Pembinaan akhlak merupakan salah satu penerapan pendidikan karakter di sekolah. Sekolah dasar yang melaksanakan pembinaan akhlak sebagai salah satu wujud pendidikan karakter di sekolah antara lain: SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang. Berdasarkan konteks penelitian, fokus penelitian ini adalah: (1) memahami perencanaan program pembinaan akhlak di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, (2) mengetahui pengorganisasian pembinaan akhlak di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, (3) memahami dan mengetahui pelaksanaan pembinaan akhlak di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, (4) mengetahui evaluasi pembinaan akhlak di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, dan (5) mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pembinaan akhlak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian multisitus. Penelitian dilaksanakan di dua sekolah dasar di Malang, yakni SD Negeri Merjosari 4 Malang, tepatnya jalan Tirtomulyo nomor 38 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang; dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, yang terletak di jalan Candi III F No. 256 Kecamatan Sukun, Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan melalui tahapan: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi, kecukupan bahan referensi, dan pengecekan anggota. Simpulan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini diperoleh lima rumusan. Pertama, Kedua situs melaksanakan fungsi perencanaan, yaitu vi dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Perencanaan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dilaksanakan melalui rapat yang diikuti oleh guru dan kepala sekolah. Kegiatan perencanaan merupakan kegiatan persiapan untuk menetapkan suatu keputusan dalam menyelenggarakan suatu kegiatan. Rapat perencanaan membahas rencana kegiatan yang akan diselenggarakan di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang. Kedua, Pengorganisasian di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang ini turut melibatkan kepala sekolah dan guru. Dalam penyelenggaraan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, kepala sekolah memberi tugas dan tanggung jawab kepada guru sebagai pembina, maupun sebagai koordinator sebuah kegiatan. Ketiga, Semua sekolah melaksanakan pendidikan karakter dengan cara yang beragam. Dalam rangka mewujudkan pendidikan karakter, SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler bagi peserta didik Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan tersebut memperbolehkan sekolah-sekolah untuk menyusun dan melaksanakan program-program sekolah yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar sekolah, kondisi peserta didik, dan juga sumber daya yang dimiliki. Keempat, Pengendalian kegiatan yang dilakukan di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang terkait kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Pengendalian kegiatan intrakurikuler melalui rapat yang diselenggarakan di akhir semester. Pengendalian kegiatan kokurikuler dilaksanakan pada kegiatan mengaji, yaitu dengan melalui buku penilaian. Buku penilaian berisi nilai yang diperoleh peserta didik dari hafalan-hafalan seperti doa maupun asmaul husna. Kelima, Faktor pendukung dan penghambat selalu ada dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang ada di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang antara lain: faktor peserta didik, faktor lingkungan sekitar, dan orang tua. Saran penelitian ini disampaikan kepada: (1) Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, melakukan kunjungan ke sekolah dasar di Kota Malang guna mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan karakter di sekolah, merumuskan perbaikan dari hasil evaluasi yang didapat, memfasilitasi program pendidikan karakter di sekolah dasar; (2) Kepala SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, memberikan fasilitas untuk melaksanakan pembinaan akhlak, melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan di sekolah terkait pendidikan karakter, ada atau tidaknya perubahan terhadap diri peserta didik. Apabila terdapat perubahan, maka lebih ditingkatkan kualitas kegiatan, dan mengganti kegiatan bila tidak terdapat perubahan; (3) Guru SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, mengikutsertakan guru lain dalam merencanakan program pembinaan akhlak agar seluruh guru dapat lebih memahami peran masing-masing, dalam merencanakan pembinaan akhlak memberikan variasi kegiatan; dan (4) Orang Tua Peserta Didik di SD Negeri Merjosari 4 Malang dan SD Negeri Karangbesuki 4 Malang, membimbing peserta didik ketika berada di rumah, mengingatkan peserta didik untuk melaksanakan ibadah, mengawasi pergaulan peserta didik di lingkugan sekitar, membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 10 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/3940

Actions (login required)

View Item View Item