Hubungan kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja guru dengan keefektifan sekolah dasar negeri di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang / Faizah Nur Amalia

Amalia, Faizah Nur (2019) Hubungan kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja guru dengan keefektifan sekolah dasar negeri di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang / Faizah Nur Amalia. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Amalia, Faizah, Nur. 2018. Hubungan Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dan Kinerja Guru dengan Keefektifan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Skripsi. Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Maisyaroh, M.Pd., (II) Dr. R. Bambang Sumarsono,S.Pd., M. Pd. Kata Kunci: kepemimpinan visioner, kinerja guru, keefektifan sekolah Keefektifan merupakan suatu yang dijadikan ukuran sejauh mana tujuan/sasaran (kualitas, kuantitas, dan waktu) dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sekolah efektif yaitu sekolah yang menunjukkan keselarasan antara hasil yang dicapai dengan hasil yang diharapkan (objective, targets, intended outputs) sebagaimana yang telah dicapai (Komariah dan Triatna, 2004). Mencapai keefektifan sekolah tentunya perlu adanya dukungan, kerja sama, dan komitmen dari seluruh warga sekolah mulai dari kepada sekolah, guru, staf/pegawai, siswa, orangtua siswa, dan masyarakat. Peran guru di sekolah dalam pembelajaran sangatlah penting, oleh karena itu kepala sekolah harus memperhatikan kinerja guru di sekolah guna meningkatkan mutu pendidikan di suatu lembaga pendidikan. Peran pemimpin dalam bidang pendidikan ini berkaitan dengan peran kepala sekolah dalam meningkatkan kesempatan untuk mengadakan pertemuan rutin bersama guru. Sekolah yang efektif mengekplisitkan kepemimpinan sebagai ciri penting keefektifan sekolah. Keberadaan pemimpin haruslah dapat menjalankan tugas dan fungsinya dalam menghadapi perubahan yang terjadi di sekolah, mendayagunakan seluruh sumber daya yang ada dengan pendekatan partisipatif, dan didasarkan atas kemampuan profesional yang menjadi indikator kepemimpinan efektif. Kepemimpinan efektif seyogyanya bertipe pemimpin yang visioner, dengan menetapkan tujuan masa depan sekolah yang profesional (Komariah dan Triatna, 2004). Di mana visi dan misi sekolah yang dirumuskan oleh kepala sekolah digunakan sebagai antisipasi dan proyeksi kebutuhan di masa depan yang tidak menentu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) tingkat kepemimpinan visioner, (2) tingkat kinerja guru, (3) tingkat keefektifan sekolah, (4) hubungan kepemimpinan visioner kepala sekolah dan keefektifan sekolah, (5) hubungan kinerja guru dan keefektifan sekolah, (6) hubungan kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja guru dengan keefektifan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan rancangan penelitian korelasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 46 SDN se-Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dengan sebanyak 426 guru. Pengambilan sampel menggunakan perpaduan antara teknik proporsional sampling dan teknik area (cluster) sampling. Dari hasil perhitungan sampel diperoleh 86 orang guru sebagai responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif, dan uji hipotesis menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment dan korelasi berganda. Hasil penelitian ini yaitu (1) tingkat kepemimpinan visioner kepala sekolah memperoleh nilai mean sebesar 87,91 berada pada interval 84,49 ÔÇô 91,34 sehingga dapat diketahui bahwa keefektifan kepemimpinan visioner kepala sekolah di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang berada dalam kategori sedang; (2) tingkat kinerja guru memperoleh nilai mean sebesar 75,84, berada pada interval 71,43 ÔÇô 80,26 sehingga diketahui bahwa tingkat kinerja guru di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dalam kategori sedang; (3) tingkat keefektifan sekolah memperoleh nilai mean sebesar 141,86 berada pada interval 150,86 ÔÇô 163,72 sehingga dapat diketahui bahwa tingkat keefektifan sekolah di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dalam kategori sedang; (4) terdapat hubungan signifikan antara kepemimpinan visioner dan keefektifan sekolah yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,050; (5) terdapat hubungan signifikan antara kinerja guru dan keefektifan sekolah yang diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,050; (6) terdapat hubungan signifikan antara kepemimpinan visioner dan kinerja guru dengan keefektifan sekolah yang diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,050. Kesimpulannya yaitu (1) tingkat kepemimpinan visioner kepala sekolah menurut persepsi guru di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dalam kategori sedang; (2) tingkat kinerja guru di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dalam kategori sedang; (3) tingkat keefektifan sekolah menurut persepsi guru di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dalam kategori sedang; (4) secara parsial terdapat hubungan signifikan antara kepemimpinan visioner dan keefektifan sekolah di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang; (5) secara parsial terdapat hubungan signifikan antara kinerja guru dan keefektifan sekolah di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang; (6) secara simultan terdapat hubungan signifikan antara kepemimpinan visioner dan kinerja guru dengan keefektifan sekolah di SDN Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Saran diberikan pada (1) Koordinator Pengawas TK/SD Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang agar dijadikan sebagai informasi dan data untuk mengembangkan dan memperbaiki keefektifan sekolah melalui peningkatan kualitas kepemimpinan visioner kepala sekolah dan kinerja guru, dikarenakan kepemimpinan visioner, kinerja guru, dan keefektifan sekolah masih dalam kategori sedang; (2) seluruh Kepala SDN di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebagai bahan referensi dan informasi untuk menerapkan dan mengembangkan kepemimpinan visioner kepala sekolah, mengetahui kondisi kinerja guru, serta meningkatkan keefektifan sekolah, dikarenakan kepemimpinan visioner kepala sekolah, kinerja guru dan keefektifan sekolah masih dalam kategori sedang; (3) seluruh Guru SDN di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebagai informasi dan data dalam memperbaiki kinerja guru, dan sebagai bahan untuk memberikan masukan terkait kepemimpinan visioner kepala sekolah dan keefektifan sekolah, dikarenakan kinerja guru masih dalam kategori sedang; (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan sebagai informasi dan data terkait sumber pembelajaran dan dapat digunakan dalam mengembangkan ilmu administrasi pendidikan dan/atau manajemen pendidikan; (5) Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan dan peneliti lainnya, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi dan sumber referensi untuk penelitian atau pembelajaran terkait kepemimpinan visioner, kinerja guru, dan keefektifan sekolah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 08 Jan 2019 04:29
Last Modified: 09 Sep 2019 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/3938

Actions (login required)

View Item View Item