Manajemen layanan khusus pondok pesantren : studi kasus di Madrasah Aliyah Ma'arif Nahdlotul Ulama' Kota Blitar / Arini Amalia

Amalia, Arini (2018) Manajemen layanan khusus pondok pesantren : studi kasus di Madrasah Aliyah Ma'arif Nahdlotul Ulama' Kota Blitar / Arini Amalia. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Amalia, Arini. 2017. Manajemen Layanan Khusus Pondok Pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif Nahdlotul Ulama Kota Blitar. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Dr. Mustiningsih, M.Pd., (II) Dr. H. A.Yusuf Sobri, S.Sos., M.Pd. Kata kunci: manajemen, layanan khusus, pondok pesantren. Manajemen layanan khusus pondok pesantren merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh madrasah untuk para peserta didik. Pondok pesantren merupakan bentuk pengoptimalan untuk kegiatan pembelajaran di lembaga pendidikan. Keberadaan pondok pesantren di madrasah sebagai penunjang kegiatan belajar agar terlaksana dengan baik, efektif dan efisien. Selain itu, dengan adanya asrama maka ustadz/ustadzah dapat memantau kegiatan santri baik saat di madrasah maupun di asrama. Sehingga memudahkan untuk melakukan pengawasan terhadap santrinya. Fokus penelitian ini yaitu: 1) perencanaan Layanan Khusus pondok pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif Nahdlotul Ulama Kota Blitar, 2) pengorganisasian Layanan Khusus Pondok Pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif Nahdlotul Ulama Kota Blitar, 3) pelaksanaan Layanan Khusus Pondok Pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif Nahdlotul Ulama Kota Blitar, dan 4) pengawasan Layanan Khusus Pondok Pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif Nahdlotul Ulama Kota Blitar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian adalah studi kasus. Untuk pengumpulan data yang relevan guna menjawab fokus penelitian, maka peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, seperti wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis data yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi, kecukupan referensial, pengecekan keanggotaan, dan perpanjangan keikutsertaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen layanan khusus pondok pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif NU Kota Blitar dilakukan pada awal tahun pelajaran baru, bentuk kegiatannya berupa workshop yang diikuti oleh pimpinan yayasan, kepala madrasah, pengasuh asrama, kepala madin, dan ustadz/ustadzah. Selain itu juga melakukan penyusunan jadwal harian santri. Pengorganisasian manajemen layanan khusus pondok pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif NU Kota Blitar terdapat struktur organisasi dimasing-masing tingkatan serta tugas dan wewenang dimasing-masing jabatan. Pelaksanaan manajemen layanan khusus pondok pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif NU Kota Blitar diantaranya implementasi program kerja yang telah direncanakan baik program kerja pendidikan formal dan Madin dilaksanakan beriringan, pelaksanaan jadwal harian santri, sistem pendistribusian makan untuk seluruh santri, dan jadwal pengambilan makan untuk seluruh santri. Pengawasan manajemen layanan khusus pondok pesantren di Madrasah Aliyah MaÔÇÖarif NU Kota Blitar berupa, kegiatan pengawasan dilakukan oleh seluruh civitas akademik yang dipimpin langsung oleh pimpinan yayasan sebagai bentuk evaluasi, waktu pelaksanaan evaluasi dilakukan masing-masing lembaga dibawah naungan yayasan, dan komponen-komponen yang dievaluasi baik di madrasah formal, madin dan asrama. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disampaikan saran-saran sebagai berikut: (a) kepada Kepala Madrasah, sebaiknya juga turut serta dalam mengelola Ponpes sehingga dapat mengetahui perkembangan santri dan dapat mengontrol langsung fasilitas yang dimiliki di ponpes, (b) kepada Kepala Madrasah Diniyah MAM NU Kota Blitar, sebaiknya semua kelas madin dilaksanakan di ruang kelas dan tidak diponpes. Karena jika terdapat santri yang tidak mengaji akan mengganggu pandangan atau konsentrasi santri yang sedang madin, (c) kepada pengasuh pondok pesantren, memperbarui kembali tata tertib yang ada di asrama dan sanksi-sanksi dipertegas agar para santri jera, serta menertibkan santri-santri yang tidak mengikuti kegiatan belajar, (d) kepada pendamping pondok pesantren, lebih meningkatkan kedisiplinan untuk santri yang tidak mengikuti kegiatan madin atau pun kegiatan di ponpes lainnya serta memberikan sanksi yang tegas supaya santri yang lain tidak mengikuti, dan (e) peneliti lain diharapkan dapat melanjutkan penelitian yang sejenis pada berbagai aspek lain, dan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan tanpa melupakan nilai keaslian dalam penelitian di bidang Manajemen Layanan Khusus Pondok Pesantren. ABSTRACT Amalia, Arini. 2017. Management Special Service Boarding School Case Study at Islamic High School MaÔÇÖarif Nahdlotul UlamaÔÇÖ Blitar of City. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Dr. Mustiningsih, M.Pd., (II) Dr. H. A.Yusuf Sobri, S.Sos., M.Pd. Keywords: management, special services, boarding school. The special service management boarding school is one of the services provided by madrasah for the learners. Pondok Pesantren is a form of optimization for learning activities in educational institutions. The existence of Islamic boarding schools in madrasah as supporting learning activities to be implemented properly, effectively and efficiently. In addition, with the dormitory then the cleric / ustadzah can monitor the activities of students both in the madrasah and in the dorm. So it is easy to supervise santrinya. The focus of this research are: 1) planning of Special Service of islamic boarding schools at Islamic High School Blitar City, 2) Organizing Special Service of of islamic boarding schools at Islamic High School Blitar City, 3) Implementation of Special Service of of islamic boarding schools at Islamic High School Blitar of City, and 4) supervision of Special Service of islamic boarding schools at Islamic High School Blitar of City. The approach used in this research is qualitative approach, and research type is case study. For the collection of relevant data to answer the focus of the research, the researchers used several data collection techniques, such as interviews, observation, and documentation studies. Researchers use data analysis that is data reduction, data display, and data verification. Techniques to check the validity of the data used in this study are trianggulasi, referential adequacy, membership checking, and extension of participation. The result of the research shows that the planning of special service management of islamic boarding schools at Islamic High School Blitar of City is done at the beginning of the new school year, the form of activity is workshop followed by the leader of the foundation, the head of the school, the nurse of the dormitory, the head of Madin, and the ustadz / ustadzah . In addition, also make the preparation of daily schedule santri. Organizing the management of special services boarding school in Islamic High School Blitar city there are organizational structures in each level and the duties and authority of each position. Implementation of special service management boarding school in Islamic High School MaÔÇÖarif NU Blitar City include the implementation of work programs that have been planned both the program of formal and Madin education work carried out in tandem, the implementation of the daily schedule students, food distribution system for all students, and the schedule of eating for the whole santri. Supervision of special services management boarding school in Islamic High School Ma'arif NU Blitar city in the form of, supervision activities carried out by all academic community led by the leadership of the foundation as a form of evaluation, evaluation time carried out each institution under the auspices of the foundation, and components which were evaluated in both formal school, Madin and dormitories. Based on the results of the research, the following suggestions are suggested: (a) to the Head of school, should also participate in managing the boarding school so as to know the development of the students and to directly control the facilities owned in boarding school, (b) to the Head of Madrasah Diniyah MAM NU Blitar city, preferably all the classes of Madin are carried out in the classroom and are not being screened. Because if there are students who do not study will disrupt the view or concentration of students who are Madin, (c) to the caretaker boardingschool, renew the existing order in the dormitory and sanctions are emphasized so that student deterrent, and discipline student who do not (d) to the boarding school companion, further increasing the discipline for student who do not follow the activities of Madin or other activities in boarding school and give strict sanctions so that other students do not follow, and (e) other researchers are expected to continue the research which is similar in many other aspects, and this research can be used as reference material without forgetting the value of authenticity in research in the field of Special Service Management Boarding School.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Feb 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/3879

Actions (login required)

View Item View Item