Penerapan pendekatan CTL (contextual teaching and learning) strategi react dan pembelajaran kooperatif metode STAD untuk meningkatkan aspek kognitif dan afektif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang / Kurnia Tri Agustini

Agustini, Kurnia Tri (2010) Penerapan pendekatan CTL (contextual teaching and learning) strategi react dan pembelajaran kooperatif metode STAD untuk meningkatkan aspek kognitif dan afektif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang / Kurnia Tri Agustini. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Agustini, Kurnia Tri. 2009. Penerapan Pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) Strategi REACT dan Pembelajaran Kooperatif Metode STAD untuk Meningkatkan Aspek Kognitif dan Afektif Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hari Wahyono, M.Pd., (II) Drs. Prih Hardinto, M.Si. Kata kunci: pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) strategi REACT, pembelajaran kooperatif metode STAD, aspek kognitif, aspek afektif. Pendidikan mempunyai peran penting dalam perbaikan mutu sumber daya manusia. Selama ini pendidikan kita masih banyak menerapkan pembelajaran tradisional, di mana suatu kelas masih terfokus pada guru sebagai satu-satunya sumber pengetahuan. Dalam pembelajaran tradisional, siswa sebagai penerima informasi secara pasif di mana mereka menerima (membaca, mendengarkan, mencatat, dan menghafal) materi yang dijelaskan oleh guru. Penerapannya di kelas dengan menggunakan metode ceramah. Metode ceramah ini mempunyai keuntungan yang jelas yaitu, sejumlah besar bahan pelajaran dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat. Selain itu guru dapat mengajar suatu kelompok dengan jumlah yang banyak, akan tetapi metode tersebut menjadikan siswa cenderung pasif. Selama ini pembelajaran ekonomi di SMA Negeri 9 Malang diberikan dengan menggunakan metode ceramah dan tugas. Setelah guru menjelaskan materi pelajaran, dilanjutkan dengan pemberian tugas, yaitu mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS). Strategi ini sudah dapat mencapai aspek kognitif yang cukup baik, tetapi masih belum optimal pada aspek afektifnya. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu strategi pembelajaran yang dapat mendorong keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran, seperti mengkonstruksikan pengetahuannya sendiri bukan hanya menghafal konsep saja. Strategi yang diterapkan dala pembelajaran ini adalah penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) strategi REACT dan pembelajaran kooperatif metode STAD. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) strategi REACT dalam meningkatkan aspek kognitif dan afektif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang. (2) Mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif metode STAD dalam meningkatkan aspek kognitif dan afektif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang. (3) Mengetahui perbedaan peningkatan aspek kognitif dan afektif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang berdasarkan penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) strategi REACT dan pembelajaran kooperatif metode STAD. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 9 Malang pada semester genap tahun ajaran 2008-2009. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan terhitung sejak bulan Maret sampai dengan bulan April 2009. Penelitian dilakukan di kelas X6 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 42 terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan dan di kelas X7 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa ii sebanyak 41 terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen karena dalam penelitian ini ada pemberian perlakuan terhadap kelas eskperimen dan kelas kontrol. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri atas 2 siklus, setiap siklus melalui 4 tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dengan menggunakan tes, observasi, dan uji hipotesa. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif selanjutnya hasil dari setiap siklus akan dibandingkan melalui uji beda rata-rata (compare mean) dengan analisis independent samples t test dengan bantuan SPSS 12.0 for windows. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) Pada strategi REACT, siklus I aspek kognitif siswa yang diperoleh melalui rata-rata klasikal pre test adalah 63,93, dan rata-rata klasikal post test adalah 74,40 pada siklus II diperoleh rata-rata klasikal aspek kognitif sebesar 86,62. Hasil observasi aspek afektif siswa dengan strategi REACT siklus I diperoleh rata-rata aspek afektif siswa sebesar 60,71% atau taraf keberhasilan ÔÇ£baikÔÇØ nilai dengan huruf ÔÇ£BÔÇØ sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 68,25% atau taraf keberhasilan ÔÇ£baikÔÇØ nilai dengan huruf ÔÇ£BÔÇØ. Pada aspek guru dilaksanakan pencapaian sebesar 81,25% nilai dengan huruf ÔÇ£B+ÔÇØ kemudian meningkat menjadi 93,75% nilai dengan huruf ÔÇ£AÔÇØ. (2) Pada metode STAD, pada siklus I aspek kognitif siswa yang diperoleh melalui rata-rata klasikal pre test adalah 62,85, dan rata-rata klasikal post test adalah 73,68 siklus II diperoleh rata-rata klasikal aspek kognitif sebesar 79,46. Hasil observasi aspek afektif siswa dengan metode STAD siklus I diperoleh rata-rata aspek afektif siswa sebesar 55,82% atau taraf keberhasilan ÔÇ£cukupÔÇØ nilai dengan huruf ÔÇ£CÔÇØ sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 66,40% atau taraf keberhasilan ÔÇ£baikÔÇØ nilai dengan huruf ÔÇ£BÔÇØ. Pada aspek guru dilaksanakan pencapaian sebesar 87,5% dengan kategori ÔÇ£A-ÔÇ£ pada siklus I dan siklus II. (3) Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada rata-rata aspek kognitif siswa siklus I yaitu pada strategi REACT mean sebesar 10,17 dan pada metode STAD mean sebesar 10,83, sedangkan pada siklus II ada perbedaan yang signifikan pada rata-rata aspek kognitif siswa yaitu pada strategi REACT sebesar 12,21 dan pada metode STAD mean sebesar 5,78. (4) Pada aspek afektif siswa dari hasil uji beda rata-rata (compare mean) dengan analisis independent samples t test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada rata-rata aspek afektif siswa yaitu pada siklus I strategi REACT mean sebesar 4,79 dan metode STAD mean sebesar 4,46, sedangkan pada siklus II strategi REACT mean sebesar 5,38 dan metode STAD mean sebesar 5,20. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) strategi REACT dan pembelajaran kooperatif metode STAD dapat meningkatkan aspek kognitif dan afektif siswa kelas X SMA Negeri 9 Malang. Disarankan kepada pihak sekolah untuk menerapkan pendekatan CTL (Contextual Teaching and Learning) strategi REACT dan pembelajaran kooperatif metode STAD untuk meningkatkan aspek kognitif dan afektif siswa, namun penerapannya harus selalu disesuaikan dengan keadaan siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 12 Mar 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38698

Actions (login required)

View Item View Item