Hubungan antara partisipasi komite sekolah dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang / Delita Pristyowati

Pristyowati, Delita (2017) Hubungan antara partisipasi komite sekolah dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang / Delita Pristyowati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pristyowati, Delita. 2017. Hubungan antara Partisipasi Komite Sekolah dengan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Sekolah Dasar di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Agus Timan, M.Pd, (2) Dra. Djum Djum Noor Benty, M.Pd. Kata kunci: partisipasi komite sekolah, pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar Salah satu usaha pemerintah dalam peningkatan akses dan pemerataan layanan pendidikan adalah dengan menetapkan standar dalam pelayanan pendidikan. Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dimaksudkan adalah untuk memastikan, bahwa di setiap sekolah dan madrasah terpenuhi kondisi minimal yang dibutuhkan untuk menjamin terselenggaranya proses pembelajaran yang memadai dalam rangka mengendalikan mutu pendidikan secara nasional. Kerjasama yang efektif antara pemerintah, warga sekolah dan peran serta masyarakat yang diwadahi dalam komite sekolah mutlak dibutuhkan untuk mencapai SPM sesuai target. Tujuan penelitian ini: (1) mendeskripsikan tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan pertimbangan, (2) mendeskripsikan tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan dukungan, (3) mendeskripsikan tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan pengawasan, (4) mendeskripsikan tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan mediasi, (5) mengetahui hubungan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan pertimbangan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (6) mengetahui hubungan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan dukungan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (7) mengetahui hubungan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan pengawasan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (8) mengetahui hubungan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan mediasi dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (9) mengetahui hubungan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan pertimbangan, partisipasi komite sekolah dalam memberikan dukungan, partisipasi komite sekolah dalam memberikan pengawasan, dan partisipasi komite sekolah dalam memberikan mediasi dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian bersifat deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 47orang pengurus komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, sehingga jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 47 orang pengurus komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Pengumpulan data menggunakan angket secara tertutup. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan korelasi berganda. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan pertimbangan adalah tinggi, (2) tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan dukungan adalah tinggi, (3) tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan pengawasan adalah tinggi, (4) tingkat partisipasi komite sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen dalam memberikan mediasi adalah tinggi, (5) terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan pertimbangan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (6) terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan dukungan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (7) terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan pengawasan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (8) terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan mediasi dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen, (9) terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi komite sekolah dalam memberikan pertimbangan, partisipasi komite sekolah dalam memberikan dukungan, partisipasi komite sekolah dalam memberikan pengawasan, partisipasi komite sekolah dalam memberikan mediasi dengan pemenuhan standar pelayanan minimal sekolah dasar di Kecamatan Kepanjen. Saran yang dapat diberikan antara lain: (1) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang hendaknya memberikan pengarahan dan motivasi kepada Kepala SD di Kecamatan Kepanjen agar semakin giat dalam melibatkan masyarakat melalui komite sekolah dalam setiap program sekolah, (2) Kepala SD di Kecamatan Kepanjen diharapkan terus memberikan pengarahan kepada komite sekolah agar selalu mengoptimalkan peran dan fungsinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, (3) Pengurus Komite Sekolah seharusnya lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya sebagai komite sekolah, (4) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan dapat menggunakan penelitian ini sebagai sarana refleksi bidang kajian administrasi pendidikan mengenai partisipasi komite sekolah dalam pelaksanaan standar pelayanan minimal sekolah dasar. Sehingga hasil penelitian yang dihasilkan dapat menjadi referensi dan sumber pengetahuan baru mengenai bidang kajian administrasi pendidikan, (5) Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan diharapkan sering melakukan riset mengenai bidang kajian administrasi pendidikan lainya. Hal ini diharapkan akan semakin menambah wawasan serta khazanah ilmu pengetahuan mereka mengenai bidang kajian administrasi pendidikan yang diperoleh dari lapangan, tidak hanya melalui proses perkuliahan di kelas saja, (6) Peneliti lain dapat mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambahkan variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini seperti faktor lain yang mempengaruhi pelaksanaan standar pelayanan minimal sekolah dasar. Selain itu, dapat juga menggunakan sampel sekolah lain dan menambah jumlah sekolah yang diteliti.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 19 Oct 2017 04:29
Last Modified: 09 Sep 2017 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/3854

Actions (login required)

View Item View Item