Keefektifan penerapan model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 2 Ponorogo / oleh Arifandi Ariana

Arifandi Ariana (2009) Keefektifan penerapan model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 2 Ponorogo / oleh Arifandi Ariana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw merupakan salah satu model pembelajaran yang sudah sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dimana kegiatan belajar mengajar dipusatkan pada siswa (student centered). Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh peneliti di kelas SMA Negeri 2 Ponorogo, dapat diketahui bahwa pengajaran oleh guru biasanya dilakukan dengan metode ceramah, dan tanya jawab. Metode pengajaran seperti ini belum memberikan hasil belajar yang memuaskan pada diri siswa. Oleh sebab itu, peneliti ingin menerapkan model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 2 Ponorogo. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-6 SMA Negeri Ponorogo semester genap tahun ajaran 2005/2006 pada pokok bahasan pasar. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juni 2006 dengan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi kegiatan guru, lember observasi kegiatan siswa, rencana pembelajaran, soal-soal tes, dan angket minat belajar siswa pada mata pelajaran pelajaran ekonomi. Analisis hasil penelitian dideskripsikan dengan menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase ketercapaian guru dalam menerapkan langkah-langkah model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dari siklus I ke siklus II yaitu sebesar 15,38%, sedangkan dari hasil observasi kegiatan siswa dari siklus I ke siklus II tampak adanya peningkatan sebesar 6,25%. Peningkatan prestasi belajar siswa dapat diketahui dari kenaikan nilai rata-rata kelas dari dari Siklus I ke Siklus II sebesar 11,46% dan meningkatnya aktivitas siswa dalam bertanya meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 1,29%, menjawab pertanyaan dengan benar meningkat sebesar 1,6%, serta menanggapi permasalahan dengan kritis meningkat sebesar 24,42%. Berdasarkan analisis angket minat siswa dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan minat siswa dari siklus I ke Siklus II, ditunjukkan dengan siswa yang menganggap ekonomi adalah pelajaran yang menyenangkan meningkat sebesar 12,1%, siswa yang menganggap ekonomi adalah pelajaran yang cukup menyenangkan meningkat sebesar 12,44% dan siswa yang menganggap ekonomi adalah pelajaran yang kurang menyenangkan menurun sebesar 19,51%, dan tidak ada siswa yang tidak senang terhadap pelajaran ekonomi. Model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan model pembelajaran ini diantaranya adalah: (1) dapat mengembangkan berbagai aktivitas belajar siswa, (2) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa, (3) dapat mengembangkan kemampuan sosial siswa, (4) dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Sedangkan kelemahan model pemaduan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah: (1) memerlukan banyak waktu dan juga memerlukan banyak perencanaan serta persisapan, (2) model pembelajaran ini seringkali tidak memiliki ruang lingkup keilmuan yang memadai. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan, (1) hendaknya model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw lebih sering diterapkan dalam pembelajaran ekonomi untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa, (2) agar dalam pelaksanaan masing-masing fase pembelajaran perlu dipertimbangkan pembagian waktu secara efektif dan efisien, dan (3) perlu diadakannya penelitian lebih lanjut tentang pelaksanaan model pemaduan pembelajaran pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih rinci, (4) dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dengan penerapan model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berikutnya, hendaknya guru mencari variasi tindakan lain dengan harapan akan lebih meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa. (5) bagi peneliti berikutnya yang ingin meneliti hal yang sama, bisa mencobakan model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk materi ekonomi lainnya yang lebih melibatkan aktivitas siswa sehingga menuntut adanya kreativitas siswa yang lebih dalam, juga eksistensi model pemaduan pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw benar-benar meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 13 Jan 2009 04:29
Last Modified: 09 Sep 2009 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38426

Actions (login required)

View Item View Item