Pengaruh NEM SD terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SLTP Negeri 21 Samarinda <BR>oleh Masniah

Masniah (2002) Pengaruh NEM SD terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SLTP Negeri 21 Samarinda <BR>oleh Masniah. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dewasa ini pendidikan nasional dihadapkan pada berbagai kesenjangan fundamentadl iantaranya terletak pada proses pendidikan yang ditandai dengan larangnya gairah belajar pada siswa dan rendahnya semangat keda. Data empiris yang akurat mengenai kebiasaan belajar siswa SMU khususnya belum banyak terungkapB. anyak siswa yang belum bisa mengembangkanke biasaanb elajar yang baiks epertmi embolos,m enyontekd an mengejarb ocorans oal.H al ini menunjukkan masalatbre lajar siswa pada umumnyay aitu karenak ebiasaanb elajarnya.K ebiasaan belajari ni cenderungm enjadi sikap. Sikap sendiri pengertiannyaa dalaho rganisasi yangmenetadpa n cenderungm enjadi suatuk ebiasaanU ntuli mengungkapk ebiasaan dan sikap belajar ada empat faktor yaitu fal-tor Delay Avoidance (DA), Work Methods(W M), TeacherA pproval (TA), dan EducationA ccÔé¼ptancc( EA). FaktorD A ini meliputi kedisiplinan/kesungguhabne lajar, pengontroland iri rerhadapg angguan belajar dan keteraturan belajar. Fakxor WM meliputi kecermatan, efisiensi dan sisternatikse rja siswad alam menyelesaikantu gasb elajarnya.F aklor DA dan WM ini 'dmigeunngauknagnk apkakne biasaanb elajar siswa. Untuk mengungkaps ikap belajar siswa faktor TA dan EA. Faktor TA meliputi sikap siswa terhadap guru dan bentuk-bentubki mbingans ertap engajarang uru. Sedangkanfa Llor EA meliputi sikap siswaterhadappe raturans ekolah,p erlakuang uru, mata pelajarany ang disajikan,d an nilai/kebergunaagnu ru. Kebiasaanb elajarm enunjukp adad ua pola yaitu pola kebiasaanb elajary ang baikd anp ola kebiasaanb elajar yang buruk. Pola kebiasaanb aik perlu dikembangkan dandipertahankanS. edangkanp ola kebiasaanb uruk perlu dimodifikasi kearahy ang lebih baik. Kebiasaan menunjuk pada tingkah laku yang relatif menetap, tetapi tingkah laku ini masih dapat diubah kapan saja setiap individu menyadari akan adanyak ebutuhanm enyempurnakank ebiasaanb elajar. Untuk mencapaip erubahan tersebudt iperlukani ntervensit eknik khususy ang secarat eoritis diterima dan teruji keefektifannyTae. knik yangd igunakand alamp enelitianin i adalahT eknikC ognitive Restructurin(gl'C R) Untukm engujik eefektifanT CR tersebutp, enelitianin i merumuskamn asalah sebagabi erikut: (l) Apakah Teknik "Cognitive Restructuring"( TCR) efektif untuk mengurangkie biasaanb elajar siswa SMU yang bumk?. Secarak hususm asalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah TCR efeklif untuk meningkatkan faklor Delay Avoidance (DA)?, (2) Apakah TCR efektif untuk meningkatkan faklor work Methods( wM)?, (3) Apakah TCR efeLtif untuk meningkatkan faklor Teacher Approval (TA)?, (4) Apakah TCR efektif untuk meningkatkan faklor Education Acceptance (EA)?.Untuk menjawab rumusan masalah diatas, penelitian ini menggunakarna ncangank uasi eksperimend enngan desain One Group Pretesl - PostetsS.u byekp enelitiana dalahs iswa SMU kelas I yang memiliki prestasib elajar rendahH. al ini berdasarkanp enelitian Suyudiy ang menyimpulkanb ahwa kebiasaan belajarb aik diikuti denganp restasib elajar yang baik pula. Begitupun sebaliknya. Instrumeyna ng digunakana dalaha ngketS SKB. Dalam pemberianT CR ini disusun sepertpi elatihan,s ehinggad alam penerapanT CR ada rancanganT CR, dan materi TCRy ang sebelumnyad iuji validitasnya.A nalisa data penelitian ini menggunakan WitcoxonS ignedR anksT est (WSRT) yang diolah menggunakank omputerp rogram SPSfSo r Windows6 . Hasil analisa menunjukkan nilai beda (z) sesudah pelatihan dengan sebelum pelatiha-n0 ,3145p adad erajats igrifrkan0 ,8017( > 0,05).H al ini berartiH a ditolak, dengank ata lain TCR ini tidak efektif untuk mengurangik ebiasaanb elajar siswa yang buruk. Nilai beda (z) berturut-turut untuk faktor AD, WM, TA' EA adalah: - 0A260-,0 ,7100{; ,3145; -0,0314p adad erajats ignifikan0 ,6701;0 A777:'0,7532:' 0,9750( >0,05).H al ini berarti Ha ditolak. Dengank ata lain TCR tidak efektif untuk meningkatkanfa ldor Dd wtvl, TA5 dan EA. Faktor yang mempengaruhia dalah faktor pengambilan subyek penelitiarl faklor-fallor yang memepengaruhi terbentuknyak ebiasaan belajar, rancangan TC& waktu yang diperlukan untuk perlak"an.S elaini tu ada fattor intemal dan eksternal.F aktor internal adalahk ondisi fisik dan psikis subyek penelitian disaat pelatihan TCR diberikan. Faklor eksternal menyangkulitn gkungans ubyekp enelitianb aik di sekolah,d i rumah, maupunt eman bergaulS. elaini tu kebiasaanb elajar dan sikapb elajar terbenhrkk arenaa danyas uatu tindakan yang dilaL:ukan bemlang-ulang sehingga seorang individu tidak perlu berfrkir lagi untuk melakukan tindakan tersebut. Dengan kata lain walitu untuk pelatihanT CR tidak bisa hanyas atuk ali, tapi harusd ilakukan berulang-ulang- Bertitik tolak dari temuan hasil penelitian, salan yang dapat dilakukan adalah denganm engadakanp enelitian ulang. Penelitian ulang ini menggunakanr ancangan yang sama dan waLtu latihan yang diperlama menjadi tiga bulan dalam satu kali pertemuanu ntuk setiap minggunya.S ubyek diambil didasarkanp ada hasil analisa instrumenS SKB yang digunakans ehinggad iperoleh siswa yang memiliki kebiasaan belaajr rendah. Penelitian ulang ini diharapkan dapat mengungkap variabel kebiasaan belajard enganle bib menyakinka

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP) > S1 Pendidikan Ekonomi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 14 Mar 2002 04:29
Last Modified: 09 Sep 2002 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/38423

Actions (login required)

View Item View Item