Hubungan implementasi manajemen berbasis sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kualitas mengajar guru di SMPN se-Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang / Lia Martha Pratiwi

Pratiwi, Lia Martha (2016) Hubungan implementasi manajemen berbasis sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kualitas mengajar guru di SMPN se-Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang / Lia Martha Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, Lia Martha. 2014. Hubungan Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kualitas Mengajar Guru di SMPN se-Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Skripsi, Jurusan Administrasi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Hendyat Soetopo, M.Pd., (II) Drs. Agus Timan, M.Pd. Kata kunci: manajemen berbasis sekolah (MBS), gaya kepemimpinan kepala sekolah, kualitas mengajar guru. MBS berkaitan langsung dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas akademiknya tanpa campur tangan dari pihak manapun kecuali komite sekolah. Dalam hal ini, upaya MBS akan terlaksana apabila didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kemampuan dan integritas yang tinggi. Salah satu unsur SDM yang dimaksud adalah guru, dimana guru merupakan faktor kunci keberhasilan peningkatan mutu pendidikan karena sebagai pengelola proses belajar mengajar bagi siswa. Gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kreatifitas guru yang profesional dan inovatif merupakan salah satu tolok ukur dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah, karena kepala sekolah dan guru merupakan figur yang secara langsung berhubungan dengan proses pembelajaran, keduanya dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya wali murid. Dengan latar belakang tersebut jelas bahwa manajemen berbasis sekolah merupakan suatu tuntutan bagi sekolah, khususnya SMPN di Kecamatan Lumajang agar dapat menyediakan pendidikan yang lebih baik dan lebih memadai bagi peserta didik. Hal ini dikarenakan MBS memberi peluang bagi kepala sekolah, guru dan peserta didik untuk melakukan inovasi dan improvisasi di sekolah, berkaitan dengan masalah kurikulum, pembelajaran manajerial dan lain sebagainya yang tumbuh dari kreativitas, aktivitas dan profesionalisme yang dimiliki dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang implementasi MBS, gaya kepemimpian kepala sekolah dan kualitas mengajar guru. Selain itu, untuk mencari adanya hubungan antara implementasi MBS dengan kualitas mengajar guru, hubungan antara gaya kepemimpian kepala sekolah dengan kualitas mengajar guru dan hubungan implementasi MBS dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kualitas mengajar guru di SMPN se-Kecamatan Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif korelasional yang bertujuan untuk mendiskripsikan, mencatat, menganalisis serta menginterpretasikan data. Populasi penelitian ini adalah di SMPN se-Kecamatan Lumajang yang berjumlah 198 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, sehingga mendapatkan sampel penelitian berjumlah 99 orang yang sesuai dengan kriteria guru senior dan sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Teknik pengumpulan data dengan angket, selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis korelasi dan regresi berganda dalam pengujian hipotesis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan implementasi manajemen berbasis sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah berada pada klasifikasi sangat baik, sedangkan pelaksanaan kualitas mengajar guru berada pada klasifikasi baik. Secara parsial terdapat hubungan yang signifikan dalam implementasi manajemen berbasis sekolah dengan kualitas mengajar guru. Artinya semakin berhasilnya implementasi MBS, maka kualitas mengajar gurunya juga akan meningkat. Secara parsial terdapat hubungan yang signifikan dalam gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kualitas mengajar guru. Artinya semakin baik gaya kepemimpinan kepala sekolah, maka semakin baik juga kualitas mengajar gurunya. Secara simultan terdapat hubungan yang signifikan dalam implementasi manajemen berbasis sekolah dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kualitas mengajar guru. Artinya tingginya keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan MBS dan semakin baiknya kepala sekolah dalam menerapkan gaya kepemimpinannya, maka akan semakin baik pula kualitas mengajar guru di masing-maisng sekolah tersebut. Saran bagi kepala sekolah adalah pelaksanaan gaya kepemimpinan kepala sekolah tetap dipertahankan dalam memajukan mutu sekolahnya. Selain itu, kepala sekolah hendaknya lebih memperhatikan kebutuhan guru sehingga kualitas mengajar guru di sekolah dapat lebih ditingkatkan. Bagi guru, hendaknya guru mengajar sesuai dengan bidang keahlian, agak jenjang pendidikan dan pengusaan materi yang dimiliki guru dapat diterapkan dengan baik kepada siswanya, Selain itu guru harus dapat menjaga kedisiplinannya, karena guru merupakan suri tauladan bagi para siswa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Administrasi Pendidikan (AP) > S1 Administrasi Pendidikan
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:29
Last Modified: 09 Sep 2016 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/3765

Actions (login required)

View Item View Item