Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku auditor terhadap premature sign off atas prosedur audit (studi empiris auditor di KAP Malang) / Aun Alindafindi

Alindafindi, Aun (2018) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku auditor terhadap premature sign off atas prosedur audit (studi empiris auditor di KAP Malang) / Aun Alindafindi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Alindafindi, Aun. 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Auditor terhadap Premature Sign Off atas Prosedur Audit (Studi Empiris Auditor pada KAP Malang). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dodik Juliardi, S. E. Ak., M.M Kata kunci: Premature sign off, Time pressure, Risiko deteksi, Materialitas dan Neuroticism personality Seorang auditor dituntut untuk bekerja secara profesional dalam melakukan proses audit. Namun dalam prakteknya terdapat auditor yang bekerja tidak sesuai dengan SPAP (Standar Profesional Akuntan Publik) salah satunya yaitu dengan melakukan premature sign off. Premature sign off merupakan salah satu perilaku disfungsional audit dimana auditor mengabaikan salah satu atau beberapa prosedur audit yang seharusnya dilakukan tanpa mengganti dengan prosedur audit yang lain. Tujuan penelitian ini adalah meneliti faktor internal dan eksternal penghentian prematur atas prosedur audit yaitu time pressure, materialitas, risiko deteksi dan neuroticism personality. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode survei yaitu kuisioner dan wawancara. Kriteria dalam penentuan sampel adalah auditor yang bekerja minimal selama 3 tahun karena dianggap memiliki banyak pengalaman dan pernah ditugaskan dalam pekerjaan lapangan. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa time pressure, materialitas dan risiko deteksi berpengaruh terhadap penghentian prematur prosedur audit, sedangkan neuroticism personality tidak berpengaruh terhadap penghentian prematur atas prosedur audit. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur yang paling sering ditinggalkan oleh auditor yaitu pemahaman binis klien dalam perencanaan audit sedangkan prosedur yang paling jarang ditinggalkan yaitu konfirmasi kepada pihak ketiga. Adapun saran bagi penelitian selanjutnya yaitu diharapkan dapat menambah variabel lain di luar variabel penelitian ini dan memperluas indikator pengukuran dalam penelitian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Akuntansi (AKU) > S1 Akuntansi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 24 Aug 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/37493

Actions (login required)

View Item View Item