Penggunaan analisis camel untuk menilai tingkat kesehatan Bank Syariah (studi kasus: PT. BRI Syariah (Persero) Tbk.) / Vini Annesia Aflaha

Aflaha, Vini Annesia (2015) Penggunaan analisis camel untuk menilai tingkat kesehatan Bank Syariah (studi kasus: PT. BRI Syariah (Persero) Tbk.) / Vini Annesia Aflaha. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Aflaha, Vini, A. 2012. Penggunaan Analisis CAMEL untuk Menilai Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah (Studi kasus pada PT. BRI Syariah (Persero) Tbk.). Pembimbing I : Dr. Sunaryanto, M.Ed, Pembimbing II : Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si.,Ak. Kata Kunci: Analisis CAMEL, Tingkat Kesehatan Bank, Bank Umum Syariah. Bank merupakan suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan antara pihak-pihak yang memiliki dana dengan pihak-pihak yang memerlukan dana serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar aliran lalu lintas pembayaran. Salah satu dari fungsi bank adalah menghimpun dana yang juga merupakan salah satu keunggulan dari bank. Dengan demikian bank wajib memelihara tingkat kesehatan bank dengan prinsip kehati-hatian. Dalam melakukan penilaian tingkat kesehatan bank, umumnya dengan menggunakan metode CAMEL. Karena CAMEL tidak hanya untuk menilai tingkat kesehatan bank tetapi juga dapat memprediksi prospek suatu bank di masa mendatang. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero) Tbk. tahun 2009-2011 dengan menggunakan metode CAMEL. Perhitungan dengan metode CAMEL memperhitungkan mengenai faktor permodalan dengan indikator rasio CAR, faktor kualitas aktiva produktif dengan indikator rasio BDR, faktor manajemen dengan indikator rasio NPM, faktor rentabilitas dengan indikator rasio ROA dan BOPO, serta faktor likuiditas dari suatu bank dengan indikator rasio LDR. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan sebagai sampel penelitian ini adalah lembaga keuangan perbankan umum syariah, dengan alasan bahwa perbankan mempunyai peranan yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian karena membantu kegiatan pembangunan yang diatur oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yang merupakan data jadi yang diterbitkan oleh organisasi yang biasana diperoleh dari dokumen, publikasi dan lainnya. Data yang digunakan adalah laporan keuangan selama tiga tahun berturut-turut, yaitu tahun 2009 sampai tahun 2011 dari PT. Bank Rakyat Indonesia Syariah (Persero) Tbk. Dari hasil perhitungan tingkat kesehatan PT. BRI Syariah dengan menggunakan metode CAMEL dapat diketahui tingkat kesehatan PT. BRI Syariah selama tahun 2009-2011 dapat dikategorikan kurang sehat. Hal ini ditunjukkan dengan nilai skor kumulatif pada kisaran 51-66, yang dapat diketahui dari faktor rentabilitas (Earning) dengan indikator rasio ROA. Yang mana ini dikarenakan adanya rasio ROA yang sangat kecil yang dikeranakan laba bersih yang dihasilkan kurang bisa mengimbangi besarnya beban operasional yang dikeluarkan sehingga berdampak pada faktor manajemen yang mengalami fluktuatif. Akan tetapi meskipun dalam kategori demikian, bank yang baru menjalan usahanya yang berdasarkan prinsip syariah selama tiga tahun ini telah menunjukkan usaha untuk meningkatkan tingkat kesehatannya terus menerus. Hal ini dapat di ketahui dari kenaikan-kenaikan tingkat kesehatan bank dari nilai 60.94 di tahun 2009, nilai 63.36 pada tahun 2010, serta naik menjadi 63.91 di tahun 2011.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Akuntansi (AKU) > S1 Akuntansi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Sep 2015 04:29
Last Modified: 09 Sep 2015 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/36966

Actions (login required)

View Item View Item