Pengaruh suku bunga SBI, kurs, IHSG dan SBIS terhadap harga obligasi di perbankan Syariah Indonesia / Mukti Prasaja

Prasaja, Mukti (2014) Pengaruh suku bunga SBI, kurs, IHSG dan SBIS terhadap harga obligasi di perbankan Syariah Indonesia / Mukti Prasaja. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Prasaja, Mukti. 2014. Pengaruh Suku Bunga SBI, Kurs, IHSG dan SBIS Terhadap Harga Obligasi di Perbankan Syariah. Skripsi, Jurusan Akuntansi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Puji Handayati, S.E., Ak., M.M., (II) Dr. Dyah Aju Wardhani, M.Si., Ak. Kata Kunci : Suku Bunga SBI, Kurs, IHSG, Harga Obligasi di Perbankan Syariah Potensi dana yang cukup besar dan berasal dari Timur Tengah menyebabkan obligasi syariah ini menjadi salah satu alternatif dalam pendanaan di perbankan syariah yang cukup signifikan terutama dalam pembiayaan investasi guna meningkatkan perekonomian di Indonesia. Obligasi syariah bukanlah surat utang seperti pada obligasi konvesional, melainkan dalam bentuk sertifikat investasi (bukti kepemilikan) atas suatu aset terwujud atau hak manfaat (beneficial title) yang menjadi underlying assetnya. Harga obligasi syariah menjadi acuan oleh investor dalam melaksanakan investasi dalam Pasar Modal, adapun mereka akan memanfaatkan informasi makro ekonomi diantaranya, Suku Bunga SBI, Kurs, IHSG dan SBIS. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh suku bunga SBI, Kurs, IHSG dan SBIS terhadap harga obligasi di perbankan syariah. Populasi penelitian ialah perbankan syariah di Indonesia yang menerbitka obligasi syariah dan diperoleh sebanyak 5 bank syariah. Pada penelitian ini, suku bunga SBI diperoleh dari Bank Indonesia setiap akhir bulan. Kurs diukur dengan nilai tukar rupiah terhadap USD. Tingkat IHSG diperoleh perbulanan dan SBIS juga diukur perbulanan dari Bank Indonesia yang diterbitkan perbulananya. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi berganda (multiple regression). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurs dan IHSG berpengaruh terhadap harga obligasi di perbankan syariah, dikarenakan kondisi perekonomian di Indonesia saat itu stabil dan pasar modal indonesia mengalami kenaikan dengan meningkatnya pergerakan IHSG. Sedangkan Suku Bunga SBI dan SBIS tidak berpengaruh terhadap harga obligasi diperbankan syariah. Hal ini dikarenakan perbankan syariah di Indonesia menunjukkan grafik peningkatan dalam pendanaan dan permodalan dan inflasi juga tergolong rendah. Bagi peneliti berikutnya bisa menambahkan variabel yang lainnya, dikarenakan faktor ekonomi makro sangat banyak sehingga akan lebih menambah informasi terhadap pengaruh obligasi di perbankan syariah. selain itu juga bisa menambah lamanya penelitian agar mendapatkan data yang maksimal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Akuntansi (AKU) > S1 Akuntansi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 07 Oct 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/36847

Actions (login required)

View Item View Item