Pengaruh metode penilaian persediaan, metode penyusutan aktiva tetap, prosesntase penawaran saham, profitabilitas, dan earning per share terhadap tingkat underpricib g saham perdana (Studi pada perusahaan manufaktur yang gio public di Bursa Efek Indinesia periode 2001-2

Astuti, Diebbi Triana (2012) Pengaruh metode penilaian persediaan, metode penyusutan aktiva tetap, prosesntase penawaran saham, profitabilitas, dan earning per share terhadap tingkat underpricib g saham perdana (Studi pada perusahaan manufaktur yang gio public di Bursa Efek Indinesia periode 2001-2. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci: Underpricing, IPO, Metode Penilaian Persediaan, Metode Penyusutan Aktiva Tetap, Prosentase Penawaran Saham, profitabilitas, Earning PerShare. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tingkat underpricing saham perdana perusahaan manufaktur yang go public di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2001-2010 serta meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi secara statistik signifikan terhadap tingkat underpricing. Faktor-faktor tersebut yang digunakan sebagai variabel independen adalah metode akuntansi penilaian persediaan, penyusutan aktiva tetap, prosentase penawaran saham, profitabilitas, dan earning per share. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang berjumlah 45 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 32. Pengolahan data menggunakan teknik regresi linier berganda, dengan program SPSS versi 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat underpricing selama periode pengamatan cukup tinggi yaitu dengan rata-rata sebesar 46,10%. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun secara simultan variabel independen yaitu metode akuntansi penilaian persediaan, penyusutan aktiva tetap, prosentase penawaran saham, profitabilitas, dan earning per share tidak berpengaruh terhadap tingkat underpricing saham perdana pada perusahaan manufaktur. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka saran yang diberikan adalah (1) menambah variabel-variabel yang tidak diteliti pada penelitian ini seperti tingkat infasi, tingkat suku bunga, solvabilitas perusahaan, reputasi akuntan publik, dan jenis industri. (2) menambah jumlah sampel penelitian karena semakin banyak sampel maka semakin representatif, (3) sebaiknya dapat menjelaskan semua industri yang ada, penelitian selanjutnya sampel yang digunakan tidak hanya pada industri manufaktur saja, melainkan industri yang lain yang go public di BEI, dan (4) penarikan sampel sebaiknya menggunakan metode selain purposive sampling agar diperoleh sampel yang beragam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Akuntansi (AKU) > S1 Akuntansi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 06 Aug 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/36524

Actions (login required)

View Item View Item