Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMK3) berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (studi pada pekerja Bagian Produksi Pabrik Gula Panjie Situbondo) / Riska Emiliyanti

Emiliyanti, Riska (2018) Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMK3) berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (studi pada pekerja Bagian Produksi Pabrik Gula Panjie Situbondo) / Riska Emiliyanti. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Emiliyanti, Riska. 2018. Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 (Studi Pada Pekerja Bagian Produksi Pabrik Gula Pandjie ÔÇô Situbondo). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Elfia Nora, S.E., M.Si. Kata Kunci: Implementasi SMK3, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, P2K3 Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang selanjunya disingkat SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif dimana perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh paling sedikit 100 orang wajib menerapkan SMK3 . Pabrik Gula Pandjie adalah perusahan yang secara khusus memproduksi gula pasir yang berlokasi di Kelurahan Mimbaan, Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur dan telah memiliki pekerja lebih dari 500 pekerja/buruh. Pabrik Gula Pandjie memiliki beberapa potensi bahaya yang dapat menimpa pekerja. Mesin-mesin penggilingan tebu sejak tahap awal sampai tahapan akhir selain menimbulkan kebisingan, juga berpotensi bahaya diantaranya adalah adanya potensi bahaya berupa ledakan, tegangan listrik yang sangat besar, dan adanya potensi bahaya yang dapat menyebabkan cacat fisik permanen apabila berhadapan dengan roda penggilingan atau mesin pencacah tebu, oleh karena itulah penerapan SMK3 perlu diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi SMK3 yang meliputi: penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, pemantauan dan evaluasi kinerja K3, dan peninjauan dan peningkatan kinerja K3. (2) Kendala atau masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam mengimplementasikan SMK3. (3) Solusi atas permasalahan yang dihadapi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Batasan masalah yang diambil dalam penelitian ini dibatasi pada saat on-farm maupun off-farm dengan ruang lingkup bagian produksi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa perusahaan baru menetapkan kebijakan untuk menerapkan SMK3 sesuai PP No. 50 Tahun 2012 pada awal Januari 2018 dimana pada awal Januari 2018 telah dilakukan tinjauan awal K3 yang didampingi langsung oleh Konsultan K3, pemebentukan Tim-Tim K3, serta penentuan atau target kegiatan dan persyaratan untuk memenuhi sertifikasi SMK3 sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam penerapan SMK3 masih ada beberapa pekerja yang masih kurang dalam menerapkan pemakaian APD (Alat Pelindung Diri), sehingga peneliti selanjutnya disarankan untuk menggali lebih dalam lagi mengenai faktor yang menyebabkan pekerja tidak atau kurang menerapkan APD (Alat Pelindung Diri) tersebut. i

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 30 Nov 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/32428

Actions (login required)

View Item View Item