Efisiensi penerapan metode pengendalian persediaan pada Bagus Agriseta Mandiri Kota Batu / Eva Agustina

Agustina, Eva (2014) Efisiensi penerapan metode pengendalian persediaan pada Bagus Agriseta Mandiri Kota Batu / Eva Agustina. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Agustina, Eva. 2014. Efisiensi Penerapan Metode Pengendalian Persediaan Pada Bagus Agriseta Mandiri Kota Wisata Batu Tahun 2013. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. F. Danardana Murwani, M.M., (II) Lulu Nurul Istanti, S.E., M.M., Ak. Kata Kunci: Efisiensi, Pengendalian Persediaan, Analisis ABC, Metode EOQ     Bahan baku merupakan faktor utama didalam usaha ini, dan sangat menentukan kelancaran proses produksi. Pemesanan dan penyimpanan bahan merupakan kegiatan yang sangat penting pada bagian pengendalian persediaan barang dalam suatu perusahaan. Pengendalian persediaan bahan baku yang tepat diperlukan perusahaan untuk menghasilkan jumlah barang yang optimal dan mengeluarkan biaya seminimal mungkin. Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengendalikan persediaan bahan baku pada penelitian ini adalah analisis ABC (Always Better Control) dan Teknik EOQ (Economic Order Quantity).     Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengkaji sistem persediaan bahan baku saat ini melalui penentuan besarnya pesanan, frekuensi pembelian, persediaan pengaman, titik pemesanan kembali, total biaya persediaan; (2) Mengoptimalkan persediaan bahan baku; (3) Menganalisis efisiensi total biaya persediaan bahan baku. Subjek penelitian pada Bagus Agriseta Mandiri di Kota Wisata Batu. Rancangan penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang bersifat komparatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi.     Hasil penelitian pengendalian persediaan bahan baku pada Bagus Agriseta Mandiri menunjukkan bahwa: (1) Perusahaan melakukan pemesanan yang tinggi kepada pemasok selama tahun 2013 dengan waktu tunggu tiga hari untuk bahan baku apel dan satu minggu untuk bahan penolong, pembayaran dilakukan secara letter of credit; (2) Pada analisis ABC, bahan baku yang termasuk ke dalam kelas A sebanyak 2 jenis bahan baku yaitu apel dan gula, kelas B yaitu tepung ketan dan tepung beras, dan kelas C yaitu minyak goreng dan susu. Setelah dikelompokkan menggunakan metode ABC kemudian dihitung dengan teknik EOQ menunjukkan kuantitas pemesanan lebih kecil dan frekuensi lebih banyak, kecuali untuk bahan baku apel akan lebih optimal dengan kombinasi yang sebaliknya, sehingga biaya persediaan dapat ditekan menjadi lebih rendah; (3) Sistem pengendalian persediaan yang dilakukan Bagus Agriseta Mandiri selama ini belum sepenuhnya efisien dari segi biaya persediaan dibandingkan dengan menerapkan metode EOQ yang dapat memberikan penghematan.     Saran bagi Bagus Agriseta Mandiri sebaiknya menerapkan analisis ABC dan metode EOQ karena dapat mempermudah dalam pengawasan dan dapat membantu dalam menunjang efektivitas produksi. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah periode penelitian dan metode analisis misalnya Material Requirement Planning, Lot Sizing dan Forecasting untuk hasil yang lebih maksimal. Bagi Fakultas Ekonomi disarankan penelitian ini menambah pembendaharaan sebagai bahan referensi dan sebagai bahan evaluasi di bidang akademis untuk perbaikan kurikulum.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jun 2014 04:29
Last Modified: 09 Sep 2014 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/31538

Actions (login required)

View Item View Item