Analisis perbedaan tingkat efisiensi kinerja Bank BUMN dan BUSN yang terdaftar di BEi tahun 2007-2009 berdsarkan metode DEA / Kartika Dwi Ariyani

Ariyani, Kartika Dwi (2012) Analisis perbedaan tingkat efisiensi kinerja Bank BUMN dan BUSN yang terdaftar di BEi tahun 2007-2009 berdsarkan metode DEA / Kartika Dwi Ariyani. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata kunci: Efisiensi, Kinerja Bank, BUMN, BUSN, DEA Kinerja perbankan di Indonesia sepanjang tahun 2010 telah berkinerja baik tetapi tidak diimbangi dengan efisiensi industri perbankan. Alasan mengapa aspek efisiensi dipandang sangat penting bagi sebuah bank atau bagi industri perbankan secara keseluruhan adalah efisiensi merupakan aspek yang paling penting diperhatikan untuk mewujudkan suatu kinerja keuangan yang sehat dan berkelanjutan (sustainable). Metode yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi bank salah satunya adalah metode Data Envelopment Analysis (DEA). Dengan menggunakan metode DEA maka pengukuran tingkat efisiensi relatif suatu bank dapat diperoleh. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan beberapa hal yang mencakup nilai efisiensi kinerja dan menguji apakah terdapat perbedaan tingkat efisiensi kinerja antara bank BUMN dan BUSN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2007-2009 yang diukur dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa angka - angka yang dianalisis dengan cara diklasifikasikan dan dihitung sehingga diperoleh hasil yang tepat. Populasi yang akan digunakan sebagai objek penelitian dalam penelitian ini adalah Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2007-2009. Berdasarkan analisis data tersebut, rata-rata tingkat efisiensi bank BUMN secara keseluruhan adalah 96,34%, sedangkan BUSN memiliki rata-rata tingkat efisiensi bank umum swasta nasional secara keseluruhan adalah 94,19%. Dari hasil uji statistik Independent Sample t-test menunjukkan bahwa antara variabel input dan variabel output yang berbeda secara signifikan adalah fixed asset (aktiva tetap), purchase fund (pembelian surat berharga), earning asset (aktiva produktif) dan interest income (pendapatan bunga). Sedangkan untuk hasil uji statistik Independent Sample t-test tingkat efisiensi dapat disimpulkan bahwa tingkat efisiensi bank umum milik negara tidak berbeda secara signifikan dengan tingkat efisiensi kinerja bank umum swasta nasional. Penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan sampel yang lebih banyak dengan periode yang lebih lama, serta pemilihan input dan outputnya untuk metode DEA harus dapat mencerminkan kinerja sebuah perusahaan sehingga hasil perhitungan lebih objektif dan mencerminkan kondisi yang riil.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Manajemen
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 14 Mar 2012 04:29
Last Modified: 09 Sep 2012 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/31222

Actions (login required)

View Item View Item