Pengembangan bahan ajar Administrasi Umum berbasis schoology untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada kelas X Otomatisasi dan tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Pasuruan) / Novi Muzaiyana

Muzaiyana, Novi (2018) Pengembangan bahan ajar Administrasi Umum berbasis schoology untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada kelas X Otomatisasi dan tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Pasuruan) / Novi Muzaiyana. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Muzaiyana, Novi. 2018. Pengembangan Bahan Ajar Administrasi Umum Berbasis Schoology Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran SMK Negeri 1 Pasuruan). Skripsi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. H. Gatot Isnani, M.Si. Kata Kunci: bahan ajar, schoology, hasil belajar, administrasi umum Pendidikan memiliki peranan penting dalam kemajuan sebuah Negara. Pendidikan merupakan kunci dari kemajuan hampir semua Negara yang ingin maju, berkembang dan berusaha memperbaiki keadaan masyarakatnya. Kegiatan pembelajaran di kelas tidak bisa dilepaskan dari adanya suatu inovasi pembelajaran yang baru. Adanya suatu inovasi baru dalam kegiatan pembelajaran akan membuat proses belajar siswa menjadi lebih berwarna. Kurangnya inovasi pembelajaran dari guru akan membuat siswa merasa bosan dan kurang semangat belajar. Penelitian dan pengembangan ini didasari oleh terbatasnya bahan ajar. Kenyataan di lapangan menunjukan bahwa bahan ajar masih belum ada. Penelitian pengembangan ini berupa bahan ajar berbasis Schoology yang diharapkan dapat membuat siswa belajar secara mandiri dan lebih menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menghasilkan bahan ajar yang dapat diakses siswa dimanapun dan kapanpun, (2) menguji kelayakan bahan ajar melalui validasi ahli media, ahli materi, dan validasi pengguna, (3) untuk mengetahui perbandingan hasil belajar antara kelas yang menggunakan bahan ajar dengan kelas yang tidak menggunakan bahan ajar. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan Research & Development oleh dan Dick & Carey yang terdiri dari delapan tahap yaitu, (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (1) mengidentifikasi objek pembelajaran, (3) merumuskan tujuan pembelajaran, (4) pengembangan bahan ajar, (5) validasi produk, (6) revisi produk, (7) merancang dan melaksanakan evaluasi, dan (8) merancang dan melakukan evaluasi sumatif. Penelitian pengembangan ini dilakukan pada kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Pasuruan pada mata pelajaran Administrasi Umum kompetensi dasar 3.8 Menerapkan Peralatan Kantor dalam Kegiatan Administrasi. Validasi bahan ajar dilakukan oleh dua ahli materi, dua ahli media, dan pengguna (siswa) dengan jumlah 34 siswa. Hasil nilai validasi ahli materi sebesar 125 dari total skor maksimal 160 dengan persentase 78% maka materi yang digunakan dalam bahan ajar ajar cukup valid, cukup efektif, cukup tuntas, dapat digunakan dengan perbaikan kecil, ahli media sebesar 156 dari total skor maksimal 160 dengan persentase 97% maka media pembelajaran yang digunakan sangat valid, sangat efektif, sangat tuntas, dapat digunakan tanpa perbaikan, dan validasi pengguna (siswa) sebesar 2.627 dari total skor maksimal 2.890 dengan persentase 90% maka bahan ajar ini sangat valid, sangat efektif, sangat tuntas, dapat digunakan tanpa perbaikan. Hasil belajar siswa selanjutnya diukur dengan menggunakan posttest untuk mengetahui pengaruh bahan ajar terhadap hasil belajar siswa. Sebelum soal ii digunakan untuk posttest dan diberikan pada siswa, soal posttest harus diujicobakan terlebih dahulu pada siswa yang telah menempuh pelajaran Adminsitrasi Umum agar mendapatkan butir soal yang memiliki taraf kesukaran dan daya pembeda soal yang baik. Berdasarkan hasil SPSS pada output pertama Independent Sample T-Test menunjukkan rata-rata nilai kelas kontrol 74,88 dan nilai rata-rata kelas eksperimen 74,70 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai dari dua kelas. Terlihat juga standar deviasi kelas ekperimen yaitu 7,35 dan standar deviasi kelas kontrol yaitu 10,96. Standar deviasi kelas kontrol lebih tinggi daripada kelas eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa standar deviasi kelas kontrol memiliki nilai yang kurang homogen, menunjukkan bahwa ada beberapa siswa yang memiliki nilai baik atau tinggi dan ada beberapa siswa yang memiliki nilai buruk atau rendah. Selanjutnya kelas eksperimen memiliki standar deviasi yang lebih rendah daripada kelas kontrol yang berarti bahwa kelas eksperimen memiliki nilai yang lebih homogen. Hal itu menunjukkan bahwa nilai pada kelas eksperimen memiliki rata-rata yang hampir sama. Pada uji t menunjukkan probabilitas > 0,05, maka H0 diterima yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tidak dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Media bahan ajar ini tidak dapat meningkatkan hasil belajar siswa dikarenakan, (1) siswa kurang berpartisipasi aktif dalam memanfaatkan media bahan ajar berbasis e-learning ini, (2) guru kurang aktif membimbing siswa dalam menggunakan media bahan ajar yang dikembangkan agar media dapat digunakan secara maksimal, (3) waktu yang digunakan untuk menerapkan media bahan ajar kurang panjang, (4) fasilitas yang digunakan kurang mendukung media bahan ajar yang dikembangkan oleh peneliti. Saran dari peneliti adalah untuk tindak lanjut penelitian pengembangan selanjutnya, sebaiknya menggunakan media yang lain untuk kompetensi dasar serta mata pelajaran yang telah digunakan oleh peneliti.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 20 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/29367

Actions (login required)

View Item View Item