Pengembangan modul korespondensi berbasis guided inquiry pada kompetensi dasar menganalisis surat dinas untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik (studi pada siswa kelas X Administrasi Perkantoran di SMKN 2 Blitar) / Kumala Dewi

Dewi, Kumala (2018) Pengembangan modul korespondensi berbasis guided inquiry pada kompetensi dasar menganalisis surat dinas untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik (studi pada siswa kelas X Administrasi Perkantoran di SMKN 2 Blitar) / Kumala Dewi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i ABSTRAK Dewi, Kumala. 2018. Pengembangan Modul Korespondensi Berbasis Guided Inquiry Pada Kompetensi Dasar Menganalisis Surat Dinas Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik (Studi Pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran di SMKN 2 Blitar). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Sarbini, M.Pd. Kata Kunci: modul, guided inquiry, menganalisis surat dinas, hasil belajar Pendidikan menjadi hal yang fundamental karena dengan pendidikan yang baik maka akan baik pula pola pikir dan sikap peserta didik. Melalui pembaharuan Kurikulum 2013 ini, diharapkan peserta didik akan dapat berpikir kritis, analitis, dapat mengidentifikasi, memahami, memecahkan sampai dengan mengaplikasikan materi pembelajaran yang telah mereka dapat di sekolah. Untuk mewujudkan harapan tersebut, maka diperlukan adanya kesesuaian antara strategi pembelajaran dan bahan ajar yang digunakan dalam kegiatan belajar pembelajaran. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan modul sebagai salah satu bahan ajar yang berbasis guided inquiry. Strategi pembelajaran guided inquiry merupakan strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dimana peserta didik diharapkan dapat mencari dan memecahkan sendiri masalah yang mereka hadapi. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1) menghasilkan bahan ajar yang berupa Modul Korespondensi pada Kompetensi Dasar Menganalisis Surat Dinas Berbasis Guided Inquiry untuk siswa SMK kelas X APK di SMK Negeri 2 Blitar, (2) mengetahui kelayakan Modul Korespondensi yang telah dikembangkan melalui uji validasi, (3) mengetahui tingkat perbedaan hasil belajar peserta didik kelas X Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Blitar melalui kelas ekperimen dan kelas kontrol. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan rancangan model 4-D yang diadaptasi dari Thiagarajan, dkk melalui 4 tahap penelitian, yaitu mendefinisikan (define), merancang (design), mengembangkan (develop), dan menyebarluaskan (disseminate). Validasi modul dilakukan oleh 1 orang dosen program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Malang sebagai ahli modul dan 1 orang guru mata pelajaran Korespondensi SMK Negeri 2 Blitar sebagai ahli materi, dan 6 orang peserta didik kelas X Administrasi Perkantoran sebagai subjek uji coba terbatas. Produk yang dikembangkan berupa modul pembelajaran Korespondensi Berbasis Guided Inquiry yang dilengkapi dengan Buku Pegangan guru. Kompetensi Dasar yang dikembangkan dalam modul ini adalah Menganalisis Surat Dinas. Analisis data dalam penelitian dan pengembangan ini dilakukan berdasarkan hasil validasi ahli modul, ahli materi, dan subjek uji coba terbatas. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, persentase nilai validasi oleh ahli modul sebesar 89,77%, persentase nilai validasi oleh ahli materi sebesar 91,67%, persentase nilai validasi oleh uji coba terbatas sebesar 86,81%. Secara keseluruhan hasil analisis data tersebut menunjukkan persentase kelayakan sebesar 89,41%. Artinya, modul Korepondensi Berbasis Guided Inquiry dinyatakan sangat valid dan modul layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Diketahui perbedaan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol, ii yaitu sebesar 87,26 dan 82,42. Berdasarkan perhitungan Uji Independent Samples t Test pada program SPSS, probabilitas sebesar 0,034 yang memiliki arti bahwa < 0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai post test kelas eksperimen dan nilai post test kelas kontrol Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah hasil uji kelayakan modul oleh ahli modul, ahli materi, dan uji coba terbatas menyatakan bahwa modul dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran dan menunjang kegiatan pembelajaran serta modul hasil pengembangan efektif digunakan dalam proses kegiatan pembelajaran ditinjau dari nilai rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda secara signifikan berdasarkan analisis uji t. Peneliti mengharapkan pada peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan modul pengembangan dalam Penelitian Tindakan Kelas dengan fokus penelitian penggunaan modul pembelajaran berbasis guided inquiry untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik serta perlu dikembangkan penelitian dan pengembangan Modul Korespondensi lainnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 02 Jul 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/29352

Actions (login required)

View Item View Item