Pengembangan modul mata pelajaran kearsipan berbasis Direct Instruction untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 2 Blitar) / Riski Anjarwati

Anjarwati, Riski (2018) Pengembangan modul mata pelajaran kearsipan berbasis Direct Instruction untuk meningkatkan hasil belajar siswa (studi pada siswa kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 2 Blitar) / Riski Anjarwati. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Anjarwati, Riski. 2018. Pengembangan Modul Mata Pelajaran Kearsipan Berbasis Direct Instruction Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Siswa Kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 2 Blitar), Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Mohammad Arief, M.Si. Kata Kunci: modul, kearsipan, Direct Instruction, hasil belajar kognitif, hasil belajar psikomotor. Penelitian pengembangan ini didasari oleh terbatasnya bahan ajar mata pelajaran Kearsipan. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa jurusan OTKP kelas X belum memiliki bahan ajar untuk kompetensi dasar 3.8 Menerapkan prosedur penggunaan arsip dan 4.8 Melaksanakan prosedur penggunaan arsip yang sesuai dengan Kurikulum 2013 Revisi. Selain itu bahan ajar yang selama ini digunakan belum dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dan hasil belajar psikomotor secara seimbang. Pembelajaran Kearsipan dengan menggunakan modul yang dikolaborasikan dengan model pembelajaran Direct Instruction akan dapat meningkatkan hasil belajar siswa ranah kognitif dan ranah psikomotor karena model pembelajaran Direct Instruction berorientasi pada pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural. Selain itu, sintak pembelajaran Direct Instruction memuat kegiatan praktik. Tujuan penelitian ini adalah 1) menghasilkan modul mata pelajaran Kearsipan kelas X di SMK Negeri 2 Blitar yang dikembangkan dengan model Direct Instruction pada kompetensi dasar 3.8 Menerapkan prosedur penggunaan arsip dan 4.8 Melaksanakan prosedur penggunaan arsip, 2) mengetahui kelayakan modul mata pelajaran Kearsipan kelas X yang telah dikembangkan dengan model pembelajaran Direct Instruction melalui proses validasi oleh validator materi, validator modul dan pengguna yaitu siswa, 3) mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan modul Kearsipan yang dikembangkan dengan siswa yang tidak menggunakan modul. Penelitian ini menggunakan model penelitian Dick and Carey yang terdiri dari sepuluh langkah yaitu (1) Model Dick & Carey terdiri dari 10 langkah antara lain, (1) Analisis kebutuhan dan identifikasi tujuan umum, (2) Analisis pembelajaran, (3) Analisis Pembelajar (siswa) dan konteks, (4) Merumuskan Tujuan Performansi, (5) Mengembangkan Instrumen, (6) Mengembangkan Strategi Pembelajaran, (7) Mengembangkan dan Memilih Bahan Pembelajaran, (8) Merancang dan Melakukan Evaluasi Formatif, (9) Melakukan Revisi, (10) Evaluasi Sumatif. Validasi modul dilakukan oleh 1 orang dosen jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang sebagai validator ahli modul pembelajaran, 1 orang guru mata pelajaran Kearsipan SMK Negeri 2 Blitar dan 6 orang siswa kelas X jurusan OTKP SMK Negeri 2 Blitar sebagai validator pengguna. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh 5 (lima) simpulan hasil penelitian sebagai berikut, (1) dari validasi ahli modul diperoleh nilai 99,2% dan modul pembelajaran yang telah disusun dikategorikan sangat valid, (2) dari validasi ahli materi diperoleh nilai 96,6% dan modul pembelajaran yang telah disusun masuk kategori sangat valid, (3) Dari hasil uji coba kelompok kecil diperoleh nilai 88,8% dan modul pembelajaran yang telah disusun masuk dalam kategori dangat valid (4) rata-rata hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 87,5 bila dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar kognitif siswa kelas kontrol yaitu sebesar 80,4 (5) rata-rata hasil belajar psikomotor siswa kelas eksperimen lebih tinggi yaitu sebesar 96,6 bila dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar psikomotor siswa kelas kontrol yaitu sebesar 93,4 (6) rata-rata hasil belajar secara keseluruhan aspek kognitif dan aspek psikomotor siswa kelas eksperimen lebih tinggi yaitu 92,05 bila dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol yaitu sebesar 86,9. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap implementasi Kurikulum 2013 Revisi di SMK Negeri 2 Blitar menjadi lebih maksimal, serta mampu menjadi solusi kebutuhan bahan ajar mata pelajaran Kearsipan kompetensi dasar 3.8 Menerapkan prosedur penggunaan arsip dan 4.8 Melaksanakan prosedur penggunaan arsip.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 29 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/29350

Actions (login required)

View Item View Item