Implementasi problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasarana (studi pada pesrta didik kelas XI APK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang) / Moh. Wildan Bimantara

Bimantara, Moh. Wildan (2018) Implementasi problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasarana (studi pada pesrta didik kelas XI APK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang) / Moh. Wildan Bimantara. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Bimantara, Mohammad Wildan. 2018. Implementasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Administrasi Sarana dan Prasarana. (Studi Pada Peserta Didik Kelas XI APK 1, SMK Muhammadiyah 3 Singosari Kabupaten Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. H. Mohammad Arief, M.Si. Kata Kunci: Model Problem Based Learning. Kemampuan Berpikir Kritis. Mata Pelajaran Administrasi Sarana dan Prasarana. Salah satu permasalahan yang terjadi di sekolah adalah guru belum maksimal memacu siswa untuk berpikir kritis di dalam kegiatan belajar mengajar. Dan diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Administrasi Sarana dan Prasarana dengan penerapan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI APK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari yang berjumlah 27 siswa, yang terdiri dari 24 siswa perempuan dan 3 siswa laki-laki. Penelitian dilakukan selama 2 siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan tindakan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data; 3) penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil ini ditunjukkan berdasarkan siklus I yang memiliki persentase sejumlah 58,92%. Pada siklus II persentase kemampuan berpikir kritis siswa adalah sejumlah 73,21%. Maka dapat dikatakan bahwa terjadi peningkatan persentase kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkannya model Problem Based Learning dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang bisa diberikan diantaranya, ke depannya guru diharapkan lebih lebih terampil dalam mendorong peserta didik untuk aktif di dalam kegiatan belajar mengajar. Caranya adalah dengan memberikan kesempatan bertanya, menjawab, atau menyanggah kepada peserta didik yang tidak terlalu aktif dalam menyampaikan pendapat. Peserta didik yang sudah aktif harus bisa mengarahkan dan membantu teman satu kelasnya untuk aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 21 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/29339

Actions (login required)

View Item View Item