Pengembangan modul mata pelajaran korespondensi berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar peserta didik kelas X OTKP di SMK Negeri 1 Malang / Nisrina Fitriningtias

Fitriningtias, Nisrina (2018) Pengembangan modul mata pelajaran korespondensi berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar peserta didik kelas X OTKP di SMK Negeri 1 Malang / Nisrina Fitriningtias. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

v RINGKASAN Fitriningtias N. 2018.Pengembangan Modul Mata Pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X OTKP di SMK Negeri 1 Malang.Skripsi. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hj. Madziatul Churiyah S. Pd. M. Pd. Kata Kunci Modul Problem Based Learning Korespondensi Kemampuan Pemecahan Masalah Hasil Belajar. Perubahan kurikulum dari Kurikulum 2013 revisi 2016 menjadi Kurikulum 2013 revisi 2017 menyebabkan tidak tersedianya modul yang sesuai dengan standar Kurikulum 2013 revisi 2017. Modul mata pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning merupakan salah satu bahan ajar yang dikembangkan berdasarkan metode pembelajaran Problem Based Learning.modul ini dapat dijadikan sebagai alternatif maupun sumber utama di dalam pembelajaran karena dapat mencipkatan perserta didik yang berfikir kritis mampu menganalisis dan memecahkan masalah aktif kreatif dan terlibat secara langsung di dalam pembelajaran. Modul mata pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning ini cocok diterapkam di SMK Negeri 1 Malang pada kompetensi keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran karena proses pembelajaran pada Mata Pelajaran Korespondensi belum didukung dengan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum 2013 revisi 2017. Tujuan penelitian ini adalah (1) menghasilkan modul Korespondensi berbasis model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik di SMK Negeri 1 Malang (2) mengetahui kelayakan modul Korespondensi yang telah dikembangkan melalui hasil validasi oleh para validator (3) mengetahui perbedaan hasil belajar dari kelas yang menggunakan modul dan kelas yang tidak mengggunakan modul dilihat dari peningkatan hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Dick Carey yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan disesuaikan dengan keadaan lapangan keterbatasan waktu tenaga serta biaya.Modul yang dikembangkan divalidasi oleh 1 (satu) ahli modul pembelajaran dan 1 (satu) ahli materi pembelajaran. Subjek penelitian ini yaitu (1) subjek uji coba kelompok kecil sejumlah 6 (enam) peserta didik kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 2 (2) subjek uji coba kelompok besar terdiri dari seluruh peserta didik kelas Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 1 sebanyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik sebagai kelas kontrol dan seluruh peserta didik kelas Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 3 sebanyak 36 (tiga puluh enam) peserta didik sebagai kelas eksperimen. Instrumen pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara tersruktur angket tes dan dokumentasi. Temuan hasil penelitian kelayakan Modul mata pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning mencapai presentase 99 02% oleh ahli modul pembelajaran mencapai presentase 96% oleh ahli modul pembelajaran dan setelah dilakukan uji coba kelompok kecil diperoleh kelayakan modul mencapai presentase 99%. Selain itu juga diketahui perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil kemampuan pemecahan masalah kelas kontrol dan eksperimen yaitu sebesar 79 96% dan 92 63%. Perbedaan yang signifikan juga terdapat pada rata-rata hasil belajar posttest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu sebesar 72 17% dan 83 94%. vi Selain itu kenaikan dari rata-rata hasil belajar pretest dengan posttest kelas kontrol secara signifikan berbeda dengan rata-rata hasil belajar pretest dengan posttest kelas eksperimen yaitu sebesar 12 76% dan 24 69%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Modul mata pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning layak digunakan dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Saran pemanfaatan bagi guru agar guru menggunakan Modul mata pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning dalam pembelajaran di kelas.Sedangkan saran pemanfaatan bagi peserta didik agar peserta didik menggunakan Modul mata pelajaran Korespondensi berbasis Problem Based Learning sebagai sumber utama dalam kegiatan pembelajaran.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ekonomi (FE) > Jurusan Manajemen (MNJ) > S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/29334

Actions (login required)

View Item View Item