Studi mengenai komunitas punk klaker Malang berkaitan dengan kemandirian dan perilaku prososial / Dinasty Happy Pratiwi

Pratiwi, Dinasty Happy (2010) Studi mengenai komunitas punk klaker Malang berkaitan dengan kemandirian dan perilaku prososial / Dinasty Happy Pratiwi. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

Kata Kunci: komunitas, punk, Klaker, kemandirian, perilaku prososial Punk selama ini dikenal oleh masyarakat umum dengan subjektivitas mereka sebagai sampah, sesuatu yang termarjinalkan, sesuatu yang patologis. Padahal punk merupakan sebuah sikap yang tidak hanya mengecam sistem yang berlaku dalam masyarakat modern namun juga menawarkan solusi potensial untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Banyak kegiatan positif mereka yang tidak terliput media mainstream termasuk kemandirian dan perilaku prososial yang mereka miliki. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kemandirian dan perilaku prososial serta kaitan keduanya dalam komunitas punk Klaker Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi kasus. Informan dalam penelitian ini berjumlah lima orang yakni RFK, AR, G, M dan AC. Mereka berdomisili di Klayatan, daerah yang sekaligus menjadi lokasi penelitian. Mereka merupakan bagian dari komunitas punk Klaker (Klayatan-Kemantren). Klaker terbentuk pada bulan Mei 2002. Dalam komunitas, RFK merupakan vokalis dari Malang Trauma Service dengan bassist G. M merupakan personil dari Alergi Kentes. AC merupakan personil dari dua band yakni Antiphaty dan Begundal Lowokwaru. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) observasi, (2) wawancara, (3) dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis isi. Teknik pengecekan keabsahan data dilakukan dengan (1) perpanjangan pengamatan, (2) meningkatkan ketekunan, dan (3) triangulasi sumber dan metode pengambilan data. Hasil penelitian ini menunjukan komunitas punk Klaker memiliki kemandirian dan perilaku prososial. Komunitas punk Klaker memiliki etos kerja mandiri. Selain itu, dalam bermusik pun komunitas ini bergabung dalam label indie demikian juga dalam mengadakan acara DIY mereka tidak bergantung pada sponsor dari pemilik modal besar. Beberapa acara DIY tersebut bertemakan kepedulian sosial, salah satunya dengan mengadakan konser untuk menggalang dana bagi korban bencana alam. Kemandirian sebagai perwujudan ideologi DIY dan perilaku prososial sebagai cerminan ideologi unity dan equality saling terkait. Seseorang yang belum dapat menolong dirinya untuk mampu berdiri sendiri dengan tegar akan sulit menolong orang lain. Dalam komunitas, punks secara mandiri dapat menunjukan perilaku prososialnya melalui acara DIY yang bertujuan untuk menyejahterakan orang lain yang kurang beruntung. Hal yang dapat diajukan sebagai saran yakni agar masyarakat dan komunitas punks meningkatkan intensitas interaksi mereka dengan cara bekerja sama dalam melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pengadaan workshop bagi pengangguran, kerja bakti membersihkan lingkungan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) > Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) > S1 Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 28 Dec 2010 04:29
Last Modified: 09 Sep 2010 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/2696

Actions (login required)

View Item View Item