Karakter morfologi biji, fisikokimia dan diversitas genetik plasma nutfah padi lokal Banten / Yunik Indra Lestari

Lestari, Yunik Indra (2018) Karakter morfologi biji, fisikokimia dan diversitas genetik plasma nutfah padi lokal Banten / Yunik Indra Lestari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

i RINGKASAN Lestari, Yunik Indra. 2018. Karakter Morfologi Biji, Fisikokimia, dan Diversitas Genetik Plasma Nutfah Padi Lokal Banten. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Dwi Listyorini, M.Si., D.Sc. dan (II) Mohammad Ubaidillah, S.Si, M.Agr, Ph.D Kata Kunci : Padi Banten, morfologi biji, karakter fisikokimia, marka molekuler SSR Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan keragaman padi lokal yang sangat melimpah. Keragaman dan kekerabatan padi lokal Banten perlu untuk dikaji sebagai salah satu upaya peningkatan produksi beras di Indonesia. Pengkajian dilakukan berdasarkan karakter fisikokimia, morfologi biji, dan diversitas genetik menggunakan 16 pasang marka molekular Simple Sequence repeats (SSR). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu padi varietas IDB 9, IDB 27, IDB 90, IDB 94, IDB 95, IDB 96, IDB 97, IDB 98, IDB 99, dan IDB 100. Karakter morfologi biji yang diamati meliputi berat gabah, lebar gabah, panjang gabah, bentuk gabah, lebar beras, panjang beras, bentuk beras, dan ada tidaknya bulu pada ekor gabah (awn). Pengukuran berat gabah dilakukan menggunakan neraca digital sedangkan karakter panjang dan lebar diukur menggunakan kertas milimeter blok dan jangka sorong. Karakter fisikokimia yang diuji adalah suhu gelatinisasi dan kadar amilosa. Suhu gelatinisasi diuji berdasarkan metode alkali menggunakan larutan KOH 1,7% sedangkan uji kadar amilosa menggunakan metode iodo kolorimetri menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 620 nm dan secara molekular genetik sampel dikarakterisasi menggunakan 16 pasang marka molekuler SSR. Terdapat perbedaan dendrogram yang dihasilkan berdasarkan karakter morfologi biji dan fisikokimia. Hal ini kemungkinan besar diakibatkan oleh pengaruh faktor genetik dan lingkungan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi dan terpercaya maka dilakukan uji diversitas genetik menggunakan marka SSR. Enambelas lokus SSR digunakan untuk membedakan sepuluh varietas padi Banten. Alel yang muncul pada setiap marker berkisar antara 1 hingga 8 alel. Alel total yang didapat dari 10 varietas padi Banten yang diamati ialah sebanyak 61 alel dengan rata-rata sebanyak 6 alel per lokus, dengan rata-rata nilai Polymorphic Information Content (PIC) yang dihasilkan sebesar 0,4773. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar lokus yang digunakan mampu menerangkan keragaman genetik pada populasi padi lokal asal Provinsi Banten yang diamati. Marka RM119 merupakan marka molekuler SSR yang paling informatif, hal ini dapat dilihat dari nilai Polymorphic Information Content (PIC) pada marka RM119 yaitu sebesar 0,8504. Dendrogram yang dihasilkan berdasarkan SSR menunjukkan varietas padi Banten yang diamati membentuk dua klaster besar. Klaster pertama terdiri atas kelompok padi Indica yang terdiri atas varietas IDB 90, IDB 99 dan IDB 94, sedangkan klaster kedua terdiri atas kelompok padi Japonica yang terdiri atas varietas IDB 09, IDB 98, IDB 97, IDB 94, IDB 100 dan IDB 96.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 26 Jun 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26867

Actions (login required)

View Item View Item