Identifikasi Protein Membran Luar Pseudomonas Aeruginosa Sebagai Kandidat Vaksin / Faradita Nindyasari

Nindyasari, Faradita (2018) Identifikasi Protein Membran Luar Pseudomonas Aeruginosa Sebagai Kandidat Vaksin / Faradita Nindyasari. Diploma thesis, Universitas Negeri Malang.

Full text not available from this repository.

Abstract

RINGKASAN Nindyasari, Faradita. 2018. Identifikasi Protein Membran Luar Pseudomonas Aeruginosa Sebagai Kandidat Vaksin. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Umie Lestari, M.Si., (II) Dr. Endang Suarsini, M.Ked Kata Kunci: protein membran luar , Pseudomonas aeruginosa, vaksin Infeksi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk negara berkembang, termasuk Indonesia (Radji, 2011). Menurut World Health Organization (WHO), infeksi nosokomial merupakan masalah global dan menimbulkan lebih dari 1,4 juta pasien yang dirawat di rumah sakit di seluruh dunia. Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2012) diperoleh angka presentasi terjadinya infeksi nosokomial di Provinsi Lampung 4,3%, Jambi 2,8%, DKI Jakarta 0,9%, Jawa Barat 2,2%, Jawa Tengah 0,5%, dan Yogyakarta 0,8%. P.aeruginosa memiliki permukaan yang terdiri dari Lipopolisakarida (LPS) dan Protein Membran Luar (OMP). Pembuatan vaksin dari bakteri P.aeruginosa dari LPS telah dilakukan, sedangkan dari OMP belum dilakukan.Penelitian tentang pemanfaatan OMP P.aeruginosa sebagai vaksin belum optimal. Penggunaan OMP P.aeruginosa untuk persiapan vaksin dapat memiliki kelebihan yang berbeda. Menggunakan vektor ekspresi yang tepat, pemurnian berskala besar bisa dilakukan dengan mudah, dan memberikan vaksin dengan harga murah yang dapat ditoleransi dengan baik oleh para pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi protein membran luar P.aeruginosa sebagai kandidat vaksin. Metode penelitian merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan uji laboratorik. . Analisis protein membran luar bakteri P.aeruginosa dengan teknik analisis biologi molekuler meliputi beberapa tahapan yaitu, 1.Kultur dan pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa; 2. Pemisahan Membran Luar dengan Pemotongan pili Pseudomonas aeruginosa; 3. Isolasi Protein; 4. Penentuan kadar protein; 5. Elektroforesis SDS PAGE isolat protein dan penentuan berat molekul protein; 6. Elektroelusi; 7. Pewarnaan Glikoprotein; dan 8. Pengukuran Aktivitas Fosforilasi Protein. Hasil elektroforesis dari perhitungan berat molekul protein membran luar bakteri P.aeruginosa terbentuk 6 pita protein pada separating gel dengan berat molekul 79 kDa; 49 kDa; 34 kDa; 30 kDa; 25 kDa; dan 21 kDa. Selanjutnya nilai aktivitas fosforilasi pada protein membran bakteri P.aeruginosa dengan berat molekul 21 kDa memiliki aktivitas fosforilasi sebesar 17,029 x 10-2 μmol/mL. menit, sedangkan pada protein dengan berat molekul 25 kDa memiliki aktivitas fosforilasi sebesar 16,835 x 10-2 μmol/mL.menit. Hasil perhitungan aktivitas fosforilasi protein membran luar bakteri P. aeruginosa dengan berat molekul 21 dan 25 kDa relatif rendah dan tidak mengandung glikoprotein. Namun berat molekul tersebut dapat dikatakan sebagai kandidat vaksin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: ?? ??
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) > Jurusan Biologi (BIO) > S1 Biologi
Depositing User: Users 2 not found.
Date Deposited: 31 May 2018 04:29
Last Modified: 09 Sep 2018 03:00
URI: http://repository.um.ac.id/id/eprint/26857

Actions (login required)

View Item View Item